Malam Nisfu Syaban: Ini Tata Cara Sholat Taubat Dilengkapi Doa dan Dzikirnya

inNalar.com – Sambut malam Nisfu Syaban dengan melaksanakan sholat taubat, simak tata caranya berikut.

Selain tata cara sholat taubat, artikel ini menyajikan lengkap dengan doa dan dzikir setelah solat taubat.

Diketahui Nisfu Syaban merupakan malam yang ada dipertengahan bulan Syaban, tepatnya pada hari ke-15.

Baca Juga: Bacaan Niat dan Tata Cara Puasa Nisfu Syaban yang Benar Menurut Ajaran Islam

Dalam kalender Masehi, hari ke-15 bulan Syaban jatuh pada 7 dan 8 Maret 2023.

Saat malam Nisfu Syaban hadir, banyak umat muslim yang berlomba-lomba memperbanyak amalan dan ibadah kepada Allah.

Amalan yang bisa dilakukan pada malam Nisfu Syaban yakni dengan memperbanyak dzikir, khususnya istigfar.

Baca Juga: Amalan Sunnah yang Dianjurkan saat Malam Nisfu Syaban, Dilengkapi Penjelasan Waktu Nisfu Syaban

Itu karena sebagai manusia tidak pernah bisa melepaskan diri dari dosa, yang mana istigfar menjadi salah satu cara dalam memohon ampunan kepada Allah.

Kemudian dengan memperbanyak istigfar juga dapat menjadi jalan doa agar cepat dijawab oleh Allah.

Selain istigfar, sholat taubat bisa menjadi solusi untuk menghapus dosa khususnya di malam Nisfu Syaban.

Baca Juga: Berikut Bacaan Niat dan Tata Cara Sholat Sunnah Nisfu Syaban 2023

Pentinya sholat taubat dijelaskan dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari sahabat Ali bin Abi Thalib, dari sahabat Abu Bakar As-Shidiq.

“Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan shalat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.”

Oleh karena itu, berikut ini adalah tata cara sholat taubat yang bisa dilaksanakan pada malam Nisfu Syaban dilansir dari unida gontor.

Baca Juga: 15 Ucapan Nisfu Syaban 2023 Menyentuh Hati Syarat akan Doa dan Maaf, Cocok untuk Update Status Medsos Anda

Tata cara sholat taubat

1. Niat sholat taubat, “Ushalli Sunnatat Taubata Rak’ataini Lillahi Ta’ala”

Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah.

2. Takbiratul ihram.

3. Membaca doa iftitah (Allahu akbar kabiiro…).

4. Membaca surat Al-Fatihah.

5. Membaca surat Al-Qur’an pilihan.

6. Rukuk.

7. I’tidal.

8. Sujud.

9. Duduk diantara dua sujud (duduk iftiros)

10. Sujud kedua.

11. Bangun, ulangi untuk rakaat kedua.

12. Tasyahud akhir dan salam.

13. Dzikir dengan memperbanyak istigfar, “astaghfirullahal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuumu wa atuubu ilaihi”

Artinya: Aku meminta pengampunan kepada Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya.

14. Berdoa, “Allahumma Anta Robbii Laa Ilaaha Illaa Anta, Kholaqtanii Wa Ana ‘Abduka Wa Ana ‘Ala ‘Ahdika Wa Wa’dika Mastatho’tu. A’udzu Bika Min Syarri Maa Shona’tu, Abuu-U Laka Bini’matika ‘Alayya, Wa Abuu-U Bi Dzanbii, Faghfirlii Fainnahuua Laa Yaghfirudz Dzunuuba Illa Anta.

Artinya: Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami, tiada Tuhan melainkan Engkau yang telah menciptakan aku, dan akulah hamba-Mu. Dan aku pun dalam ketentuan serta janji-Mu yg sedapat mungkin aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yg telah aku lakukan, aku mengakui nikmat-Mu yang Engkau limpahkan kepadaku, dan aku mengakui dosaku, karena itu berilah ampunan kepadaku, sebab tiada yg dapat memberi ampunan kecuali Engkau sendiri. Aku memohon perlindungan Engkau dari segala kejahatan yg telah aku lakukan. (Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 5848)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]