Luasnya Hanya 750 M2, Bandara di Kalimantan Timur ini Ada di Pulau Maldives Van Borneo, Terkecil di Indonesia?

inNalar.com – Bandara di Kalimantan Timur ini sungguh tidak biasa. Pasalnya, pemandangan yang ditawarkan saat menjelang mendarat akan disuguhkan kebiruan bening laut yang bikin vibesnya berasa seperti di Pulau Maldives.

Pulau ‘Maldives’ tersebut adalah Pulau Maratua yang merupakan salah satu pulau yang ada di Kab Berau, Kalimantan Timur.

Bandara di Kalimantan Timur ini dibangun di tengah pulau Maratua yang masih menjadi bagian dari wilayah kab Berau, kota yang sering dijuluki dengan Maldives van Borneo.

Baca Juga: Liverpool Siap Hadapi Bayern Munchen yang Bantai Tim Kecil pada Pramusim di Jerman

Disebut tak biasa, karena penumpang pesawat akan dibuat berdecak kagum saat pesawat akan mendarat di landasan pacu pesawat sepanjang 1.800 meter yang ada di Bandara Maratua, Berau, Kalimantan Timur.

Pasalnya, akan terlihat dari jendela pesawat, pemandangan gugusan kepulauan Derawan kecil dan biota laut dengan warna jernihnya bak kaca berbinar siap menyambut eksotisme wisata Berau, Kalimantan Timur.

Pembangunan Bandara Maratua ini bertujuan untuk mendongkrak wisata laut yang ada di wilayah kab Berau, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Mengejutkan! Dulu Dikenal Sebagai Desa Termiskin di Jawa Tengah, Kini Pendapatan Daerahnya Capai 14 Miliar

Jika semula akses menuju destinasi wisata di Pulau Derawan hanya dapat dijangkau dengan speedboat dari Pelabuhan Tanjung Batu selama 3 jam, maka dengan adanya bandara Maratua ini perjalanan dapat dipangkas menjadi lebih singkat.

Jika rute keberangkatan dari Bandara Samarinda dan Tarakan, maka jarak tempuhnya menjadi 45 menit, sedangkan untuk keberangkatan dari Berau maka jarak tempuh menjadi 35 menit.

Sejauh ini, Bandara di Kalimantan Timur yang satu ini baru bisa diakses pesawat perintis Susi Air.

Namun, dengan perpanjangan landasan pacu pesawat yang mulanya 1.600 meter menjadi 1.800 meter, maka diproyeksikan akan ada pesawat besar yang bisa mengakses Bandara Maratua, Berau, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Tampung 3 Miliar m3 Air, 5 Bendungan Ini Bisa Musnahkan Manusia Jika Jebol, Salah Satunya Ada di Purwakarta

Selain mendongkrak wisata laut Berau, dibangunnya Bandara yang ada di Kalimantan Timur ini juga bertujuan sebagai strategi pertahanan nasional. Pasalnya, pulau ini berada di sisi terluar utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina.

Bandara Maratua Berau ini dibangun pada tahun 2008 dan mulai beroperasi sejak tahun 2017.

Dilansir dari laman Asosiasi Pilot Garuda, Pulau Maratua ini luas wilayahnya seluas 4.119,54 km2. Adapun panjang landasan pacunya kini sepanjang 1.600 m x 30 m, taxiway 75 m x 18 m, apron 100 m x 70 m.

Luas Bandara Maratua Berau ini luasnya sekitar 750 m2, termasuk dalam jajaran bandara terkecil di Indonesia. Bangunannya tergolong kecil, karena berada di tengah pulau dengan desain bangunannya beratap lengkung.

Penumpang yang bertandang ke surga tersembunyi yang ada di Kalimantan Timur dapat menginap di berbagai villa dan resort yang ada di pulau tersebut, dan bisa juga bermalam di pulau Derawan yang berjarak sekitar 1 jam.***

Rekomendasi