Luasnya 43 Ribu Hektar, Taman Nasional Ini Jadi Surga Tersembunyi di Sulawesi Selatan, Dijuluki ‘Kerajaan Kupu-Kupu’?

inNalar.com – Sulawesi Selatan merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan alamnya yang menawan.

Berbagai keindahan alam Sulawesi Selatan ini terangkum dalam sebuah taman nasional yang dikenal dengan nama Bantimurung.

Secara administratif, Taman Nasional Bantimurung berlokasi di wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan.

Baca Juga: Pakai Baju Merah Bisa Didenda Rp2 Juta! Kampung Adat di Bulukumba Sulawesi Tengah Ini Jadi Tujuan Plesir Unik, Pernah Berkunjung?

Dilansir inNalar.com dari Kemenlhk, secara geografis areal ini terletak antara 119° 34’ 17” – 119° 55’ 13” Bujur Timur dan antara 4°42’ 49” – 5° 06’ 42” Lintang Selatan.

Di sini, terdapat beberapa daya tarik yang dapat dinikmati oleh wisatawan, yaitu air terjun, keindahan batuan stalaktit dan stalakmit.

Kawasan ini memiliki ekosistem batuan karst terindah dan terbesar kedua di dunia.

Baca Juga: Bangun Pabrik Senilai Rp9,2 Triliun, Jumlah Utang PT Merdeka Battery Materials Makin Membengkak

Diketahui bahwa karst adalah daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori sehingga air di permukaan tanah selalu merembes dan mengalir ke dalam tanah.

Di dalam Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung terdapat kawasan karst seluas 22.800 hektar yang memiliki tipe menara karst (tower karst) yang diklaim sebagai yang terbesar dan terindah kedua di dunia.

Sementara, di posisi pertama ditempati oleh kawasan karst di China Selatan seluas 46.200 hektar.

Baca Juga: Target Difungsikan 2024, Bendungan Senilai Rp272 M di Kutai Kartanegara Ini Jadi Penyokong Kawasan Pertanian Terintegerasi di Kalimantan Timur

Tak hanya itu, pada area ini terdapat ekosistem kupu-kupu terbanyak di Indonesia.

Hingga akhir tahun 2016 telah teridentifikasi 240 jenis Papilionoidea (kupu-kupu ekor layang-layang) berada di kawasan ini.

Maka dari itu, Taman Nasional Bantimurung mendapat julukan kerajaan kupu-kupu.

Baca Juga: Anggaran Jumbo Capai Rp900 Miliar! 3 Pelabuhan di Palu Sulawesi Tengah Ini Dikembangkan Usai Diterpa Gempa

Di kawasan ini tercatat terdapat 257 gua sudah ditemukan, terdiri dari 216 gua alam dan 41 gua prasejarah.

Bahkan, gua terdalam dan terpanjang di Indonesia ada di kawasan ini yang tercatat dalam Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) pada tahun 2015.

Gua tersebut bernama Leang Pute sedalam 263 meter di bawah permukaan tanah, serta gua Salukang Kallang dengan panjang 12.263 meter.

Baca Juga: Diguyur Cuan Rp1,55 Triliun, Jumlah Aset PT Merdeka Battery Materials Tbk Meroket hingga Rp10 Triliun?

Selain itu, Taman Nasional Bantimurung menawarkan beberapa aktivitas wisata kepada para pengunjung.

Beberapa aktivitas tersebut meliputi flying fox, jelajah gua, bertualang di alam bebas, panjat tebing, dan bermain air.

Jadi, kawasan ini menjadi objek wisata yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. ***

Rekomendasi