Luasnya 2000 Hektar, Pembangun Pabrik Terbesar di Papua Akan Dilakukan Akhir Tahun 2023, Namanya…

inNalar.com – Pembangunan pabrik pupuk terbesar yang terletak di Papua ini nantinya dapat memberikan dampak positif untuk kemajuan perekonomian.

Bahkan pabrik yang akan di bangun di Papua tersebut membutuhkan tenaga kerja yang mencapai hingga ribuan tenaga kerja.

Sehingga dapat membantu untuk menyongsong perekonomian Papua yang strategis dan juga maju, bahkan Pemerintah Daerah sudah menggelar acara adat.

Baca Juga: Dulu Dijadikan Tempat Persembunyian Jepang, Terowongan di Sumatera Barat Ini Memiliki Kedalaman 64 Meter

Hal tersebut memiliki makna dan juga tujuan yaitu untuk menyamakan persepsi dan juga ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan pabrik nantinya.

Pengerjaan yang akan dilakukan akhir tahun 2023 ini merupakan pabrik pupuk dari PT. Pupuk Kaltim.

Ganti rugi lahan milik penduduk yang digunakan untuk pembangunan berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan.

Baca Juga: Dananya Rp30 Triliun, Proyek Pembangunan Pabrik Pupuk di Papua Anggarannya Bersumber dari….

Sebelum melakukan pengerjaan pembangunan pabrik tentunya harus menyiapkan lahan, sehingga Pemerintah Daerah bertanggung untuk menyediakan lahan.

Pembangunan pabrik yang digadang-gadang terbesar di Papua ini memiliki luas lahan hingga mencapai 2000 hektar.

Pengerjaan pembangunan pabrik yang terletak di Papua ini hanya 500 hektar saja yang ditempati sebagai bangunan.

Baca Juga: Letaknya 20 Km dari Padang, Air Terjun di Tengah Hutan Liar Sumbar Ini Punya Fenomena Jutaan Tahun Lalu

Sedangkan untuk sisanya yaitu 1500 hektar digunakan sebagai cadangan lahan pabrik pupuk PT. Pupuk Kaltim.

Investor dalam pembangunan pabrik pupuk yang berada di Papua ini didanai oleh PT Pupuk Kaltim.

Nantinya lahan yang digunakan sebagai cadangan tersebut memiliki manfaat yaitu sebagai pengelolaan untuk produksi pupuk.

Dilansir dari ANTARA, penentuan titik untuk melakukan pembangunan sebuah pabrik di Papua ini dilakukan oleh Bappeda Kabupaten Fakfak Papua.

Biaya investasi yang digelontorkan untuk pembangunan pabrik pupuk terbesar di Papua ini nominalnya sebesar Rp 30 triliun.***

Rekomendasi