

inNalar.com – Kalimantan Timur memiliki tiga danau terbesar yang berada di dua kabupaten berbeda.
Salah satu dari tiga danau tersebut adalah Danau Semayang yang ada di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Danau Semayang memiliki luas 13.000 hektare dengan kedalaman mencapai 3,5 meter.
Saat ini, Danau Semayang menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang ada di Kutai Kartanegara karena menyajikan dua pesona alam sekaligus, yakni Sungai Mahakam dan Danau Melintang.
Hal tersebut dapat terjadi karena objek wisata ini berada di sisi kiri Sungai Mahakam.
Saat datang kesini, pengunjung dapat menikmati keindahan alam, ombak-ombak kecil seakan berada di tepian pantai, dan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang akan memanjakan mata.
Selain keindahannya, Danau Semayang ini juga memiliki keunikan lain, yakni dapat menyatu dengan Danau Melintang.
Saat musim hujan datang, air akan melimpah sampai banjir ke luar danau yang menyebabkan kedua danau tersebut menyatu.
Sedangkan saat musim kemarau tiba, air akan menyusut bahkan sampai menjadi lahan kering dengan lubuk-lubuk kecil saja yang tersisa.
Pada saat kering inilah Danau Semayang dimanfaatkan warga sekitar untuk bertani, sebagai contohnya adalah bertani padi.
Tidak hanya itu, karena ukurannya yang sangat besar, saat air danau sedang normal atau banyak, masyarakat sekitar akan bekerja menjadi nelayan.
Akan tetapi, ketika air surut, maka mereka mengubah mata pencaharian menjadi petani.
Danau Semayang ini terletak di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Bagi wisatawan yang ingin datang kemari hanya memerlukan waktu sekitar 2,5 jam dari Kota Tenggarong.
Selain dapat menikmati keindahan dan keunikan yang sudah disebutkan di atas, bagi pengunjung yang beruntung juga dapat bertemu dengan spesies ikan langka yang hidup di Danau Semayang ini.
Dilansir inNalar.com dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, spesies ikan langka tersebut adalah ikan pesut yang juga banyak dikenal sebagai ikan pesut mahakam.
Ikan pesut adalah satu-satunya mamalia air yang hidup di sungai. Sedangkan mamalia air lainnya kebanyakan hidup di laut, seperti lumba-lumba dan paus.
Mendapat predikat sebagai spesies ikan langka, saat ini ikan pesut hanya dapat ditemui di tiga sungai di dunia, yakni Sungai Mahakam, Sungai Mekong, dan Sungai Irawady.
Meskipun hidup di Sungai Mahakam, namun, ikan pesut ini hanya dapat ditemui di Danau Semayang dan Danau Melintang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi