Luar Biasa! Mega Proyek IKN Diakui Dunia, 13 Badan PBB Dukung Pembangunan Ibu Kota di Kalimantan Timur

InNalar.com – Megproyek IKN Nusantara kini telah mendunia setelah 13 badan PBB mendukung pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

IKN yang berada di Kalimantan Barat saat ini menjadi megaproyek super prioritas pemerintah Indonesia.

Pembangunan IKN di Kalimantan Timur ini pun menarik atensi, karena ibu kota Indonesia akan berpindah tempat dari Jakarta ke Pulau Kalimantan.

Baca Juga: Jembatan di Kalimantan Selatan 9 Tahun Mangkrak, Pembangunannya Kini Digenjot Kembali Berkat Patungan Anggaran

Bahkan megaproyek ini tak hanya menarik atensi di dalam negeri namun juga di luar negeri.

Pasalnya menurut laporan dari Antara, ada sebanyak 13 badan Perserikatan Bangsa-Bangsa alias PBB telah menyatakan dukungannya untuk pembangunan ibu kota baru Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Bambang Susantono selaku Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara.

Baca Juga: Tak Cukup Putusan MKMK, Inilah Saran Pakar untuk Membenahi Krisis Demokrasi dan Konstitusi

Sebanyak 13 lembaga PBB tersebut ialah UN Women, UNOPS, UNIDO, UNICEF, UN Habitat, UNFPA, UNESCO, UNDP, UNEP, IOM, ILO, FAO dan ESCAP.

Dukungan yang diberi oleh lembaga-lembaga PBB tersebut karena mereka memandang IKN sebagai ‘laboratorium hidup’.

Pasalnya IKN di Kalimantan Timur ini bisa memberikan peluang untuk menghasilkan pengetahuan baru terutama dalam mengatasi tantang global.

Baca Juga: Heboh Video Dugaan Perpeloncoan Mahasiswa Berkedok Latihan Kepemimpinan, Lokasinya di Kampus GDC Depok!

Sementara itu Valerie Julliand yang menjabat sebagai Koordinator Tetap PBB untuk Indonesia menjelaskan ruang lingkup kerja sama di ibu kota baryu.

Yakni adanya perencanaan dan pembangunan kota salah satunya Voluntary Locak Reviews (VLR).

Kemudian adanya dukungan kepada mekanisme dan kebijakan tata Kelola, lalu dukungan digitalisasi.

Selanjutnya ada pengembangan rencana induk serta analisis berbagai potensi kesenjangan yang ada.

Sehingga kolaborasi ini sangat penting tak hanya bagi Indonesia namun juga untuk PBB.

Pasalnya kolaborasi ini diharapkan semua prinsip, norma, nilai dan standar yang baik bisa diwujudkan.

Tentunya hal ini berdampak postif karena pembangunan sebuah kota baru memang perlu mendapatkan support dari berbagai pihak termasuk organisasi internasional.

IKN juga setidaknya memiliki tiga partisipasi dalam kampanye global yakni melestarikan kenaekaragaman hayati serta meremajakan kekayaan flora dan fauna di Kalimantan.

Kedua pembangunan megaproyek di Kalimantan Timur ini juga bakal sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketiga, IKN akan berperan pro aktif dalam kampanye global khususnya isu perubahan iklim.

Sementara itu, pembangunan megaproyek IKN di Kalimantan Timur sendiri diproyeksikan akan rampung pada 2045 mendatang.***

Rekomendasi