Luar Biasa! Ini Jembatan Rp 173 M yang Jadi Satu-Satunya Akses Darat ke Pulau Samosir: Diresmikan Presiden RI

inNalar.com – Menjadi akses darat satu-satunya, pembangunan jembatan ini mencapai angka yang fantastis Rp 173 M.

Pada kunjungan Presiden Jokowi ke Sumatera Utara untuk peresmian SPAM Pada 25 Agustus 2023, Presiden juga melakukan peresmian jembatan.

Presider Jokowi dengan didampingi oleh Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatera Utara Edy Tahmayadi, Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution, Wali Kota Binjai Amir Hamjah dan Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan.

Baca Juga: Luasnya 16,6 Hektar, Lahan Lapas di Kalimantan Utara Disulap Jadi Tempat Wisata, Pertama di Indonesia?

Tampak Hadir mendapampingi ini beberapa petinggi yang juga ikut dalam peresmian Jembatan Aek Tano Ponggol.

Mulai Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti, Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Anang Muchlis, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetjo.

Selain itu hadir pula Kepala BWS Sumatera II Mohammad Firman, Kepala BBPJN Sumatera Utara Junaidi, dan Kepala BPPW Sumatera Utara Syafriel Tansier.

Baca Juga: Bukan Jakarta, Ternyata Provinsi Ini Sumbang Penduduk Terpadat di Pulau Jawa, Apakah Daerahmu Termasuk?

Jembatan Aek Tano Ponggol mempunyai panjang 294 meter yang terbagi menjadi jembatan utama 179 meter dan jembatan pendekat 155 meter.

Pada jembatan utama terdapat 3 bentang dengan bentang utama memiliki panjang 99 meter yang menggunakan struktur utama box gider.

Struktur jembatan pendekat juga terdiri tiga bentang dengan struktur prestressed I grider. Pelaksana Kontruksi dilakukan oleh PT WIjaya Karya (Persero).

Baca Juga: Mampu Hasilkan 131 Juta Ton! Intip 5 Daerah Penghasil Batu Bara Terbesar di Lampung, Bandar Lampung Termasuk?

Pembangunan Jembatan Aek Tano Ponggol ini selesai dibangun pada Desember 2022 yang diperuntukan menjadi penghubung kawasan Parapat ke Samosir.

Telah dilakukan pelebaran alur Tano Ponggol oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, Direktorat Jendral Sumber Daya Air.

Bermula 25 meter yang menjadi 80 meter dan panjang 1,2 km dan dapat dilewati oleh kapal pesiar.

Terbangunnya Jembatan Aek Tano Panggol juga untuk mendukung pengembangan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Super Nasional (KSPN) dan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Pembangunan di KSPN DPSP akan direncanakan secara terpadu dalam penataan kawasan, jalan, peyediaan air baku dan juga air bersih, mengelolah sampah, sampai perbaikan hunian penduduk.***

Rekomendasi