

inNalar.com- Berada pada ketinggian 2.300 MDPL membuat desa ini menjadi desa tertinggi di Pulau Jawa.
Tepatnya di Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar, Wonosobo, Jawa Tengah.
Walaupun diatas ketinggian dengan medan yang tidak mudah dilalui, desa ini meraih penghargaan Juara I Desa Wisata Rintisan ADWI 2022.
Dikelilingi pemdangan yang masih asri dan menyejukkan mata menjadi ciri khas Desa Sembungan. Tak hanya itu budaya yang masih kentalpun terasa hangat.
Desa ini memiliki akses yang cukup mudah melalui arah Wonosobo. Jarak yang ditempuh sekitar 24 kilometer dengan waktu 55 menit.
Setiap tahunnya banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi desa ini dan merasakan sejuknya udara pegunungan.
Bahkan sebelum ditetapkan sebagai ADWI desa ini mampu menarik 250.000 orang wisatawan.
Tak hanya menawarkan udara yang sejuk dan ekosistem yang asri. Banyak destinasi lain yang ditawarkan.
Pada saat fajar tiba pengunjung bisa melihat sunrise di desa tertinggi ini atau spot bukit sikunir.
Baca Juga: Anggarkan Rp 270 Triliun, Riau Segera Bangun Kereta Api Bawah Laut Pertama di Indonesia
Kemudian wisata dapat dilanjutkan mengunjungi telaga cebong atau air terjun sikarim.
Telaga cebong memiliki air yang masih jernih dan murni, bahkan air ini selalu berkilau saat terkena pantulan sinar matahari.
Jika anda ingin lebih menantang dapat berkungjung ke wisata air terjun Sikarim, dan rasakan kesegaran air yang memiliki ketinggian 1.800 meter.
Tak hanya wisata, di Desa Sembungan juga menawarkan makanan dan minuman yang tak dapat ditemui di tempat lain.
Salah satunya adalah buah carica. Buah ini memiliki warna kuning yang tampak cantik dan menyegarkan.
Jika anda sudah puas menikmati Desa Sembungan, anda dapat melanjutkan berwisata ke dieng yang hanya berjarak 6,3 kilometer.***(Latifatun Nisa’)