Lokasinya 25 Km dari Mojokerto, Petirtaan di Jatim Ini Punya Mata Air Terbaik ke-2 di Dunia Setelah Zamzam

inNalar.com – Sebuah petirtaan kuno di Jawa Timur disebut-sebut miliki mata air terbaik kedua di dunia setelah air Zam-zam di Makkah.

Lokasi dari petirtaan ini terletak di Bukit Bekel, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Jika ditelusuri, petirtaan ini berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat ibu kota Kabupaten Mojokerto Jawa Timur.

Baca Juga: Proyeknya Terus Dikebut, Ekspansi Tol Padang-Pekanbaru di Sumbar Sudah Capai Progres Kontruksi 36,57 Persen

Dan jika diambil rute dari ibu kota Jawa Timur, yakni Kota Surabaya jaraknya hanya berkisar 50 kilometeran saja.

Petirtaan kuno di Mojokerto ini dianggap sebagai sebagai situs petirtaan tertua di Jawa Timur.

Menurut sumber yang dilansir dari laman mojokerto.go.id, pendirian petirtaan kuno di Mojokerto di Jawa Timur ini dikaitkan dengan Airlangga dan ayahnya Raja Udayana Kerajaan Bedahulu.

Baca Juga: Apa Boleh Mengkonsumsi Minuman Probiotik Setelah Konsumsi Makanan Instan? Ternyata Ini Kandungan Manfaatnya

Hingga saat ini, petirtaan kuno di Mojokerto Jawa Timur tersebut selalu ramai didatangi oleh peziarah walaupun di hari-hari biasa.

Karena menurut beberapa sumber yang beredar, petirtaan kuno di Mojokerto Jawa Timur ini airnya dianggap memiliki khasiat tertentu.

Berbagai sumber di laman internet juga menyebutkan bahwa sumber air di petirtaan kuno Mojokerto Jawa Timur ini memiliki kandungan mineral yang tinggi.

Baca Juga: 5 Kota yang Katanya Aman dari Ancaman Gempa Bumi, Apakah Tempat Kamu Termasuk?

Bahkan, banyak anggapan yang menyebutkan bahwa mata air di petirtaan kuno Mojokerto Jawa Timur ini jadi yang terbaik di dunia setelah air zamzam.

Selain fungsinya sebagai tempat ziarah, petirtaan kuno di Mojokerto Jawa Timur ini juga dikembangkan menjadi destinasi wisata keluarga.

Petirtaan kuno di Mojokerto Jawa Timur yang dimaksud dari beberapa pernyataan di atas adalah Petirtaan Jolotundo.

Petirtaan Jolotundo Jawa Timur diketahui merupakan sebuah kolam suci yang telah dibangun sejak masa Kerajaan Medang.

Banyak dugaan yang menyebutkan bahwa petirtaan di Jawa Timur ini dibangun pada masa pemerintahan Sri Isyana Tunggawijaya.

Beberapa penemuan juga menyebutkan bahwa Petirtaan Jolotundo dulunya lokasinya berada di tengah hutan belantara Mojokerto, Jawa Timur.***

Rekomendasi