Lokadrama Lara Ati Bukan Sinetron Biasa, Bayu Skak Beberkan Film Besutannya Itu Miliki Visi Istimewa

inNalar.com – Lokadrama Lara Ati yang tayang di SCTV menjadi tontonan istimewa baru bagi warga masyarakat, ternyata film garapan Bayu Skak itu memang memiliki visi khusus.

Hal itu diungkap oleh seorang netizen, yang mengatakan bahwa Bayu Skak membawa lokdrama Lara Ati sebagai wajah baru sinetron Indonesia, walaupun penyebutan itu kurang tepat.

Sebab lokdrama berbeda dengan sinetron, alias tidak sama, begitulah Lara Ati sebutan Bayu Skak ini, selain itu juga karena film yang tayang di SCTV setiap harinya juga hanya 30 episode.

Baca Juga: Jadwal Tayang dan Link Nonton Big Mouth Episode 11 dan 12, Tonton Aksi Lee Jong Suk Ungkap Sosok Big Mouse

Bahkan ada beberapa episode lokadrama Lara Ati yang dijadikan satu, film ini lebih mirip drama Korea, 90% bahasa digunakan adalah Jawa, 5% Sunda, dan juga Indonesia.

Sebagaimana dilansir inNalar.com dari unggahan akun Twitter @supirmenyendiri pada Jumat, 2 September 2022 walaupun lokadrama Lara Ati lebih banyak berbahasa Jawa akan tersedia subtitle.

Sebagaimana drama Korea yang beredar, juga tersedia subtitle-nya. Inilah yang patut diapresiasi karena denga nusaha tersebut lokadrama Lara Ati mampu menembus TV Nasional.

Baca Juga: Catat! Ini 10 Daftar Drama Korea Akan Tayang pada Bulan September 2022 Beserta Sinopsisnya

Bukan hanya di YouTube saja. Lokadrama Lara Ati sebenarnya mengisahkan kehidupan masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya, karena disanalah tempat shootingnya diambil.

Lokadrama Lara Ati juga istimewa karena akan ada puncak utama dari film tersebut yang tersambung dengan tayangan bioskop pada 15 September nanti.

Menangggapi cuitan akun Supir Ambulan tersebut, Bayu Skak membenarkan analisa itu, lokadrama Lara Ati adalah upaya inovasi mendisrupsi tontonan masyarakat yang ada selama ini.

Baca Juga: Link Nonton Big Mouth Episode 11 Lengkap dengan Sinopsis, Park Chang Ho Berhasil Ungkap Big Mouse?

Menurut Bayu Skak, lokadrama Lara Ati mengusung kedaerahan sebagai core ceritanya, ini adalah upaya mengajak agar semua orang selalu percaya diri dengan asal muasalnya.

Daerah tempat seseorang itu berasal, denan menonton lokadrama Lara Ati ingin agar orang tidak malu dengan latar belakangnya, tetapi sebaliknya harus dijunjung tinggi.

“Iya benar Mas. Lokadrama (Drama Lokal) ini adalah upaya inovasi yang mendisrupsi tontonan masyarakat yang selama ini tersaji.” Tulis Bayu Skak melalui akun @Meoktito.

“Dengan mengusung kedaerahan sebagai core cerita. Upaya ini agar kita selalu percaya diri dengan kedaerahan yang kita miliki, bukanya malu tapi malah harus dijunjung tinggi.” Tambahnya lagi.

Baca Juga: 28 Anggota Polisi Terlibat Obstruction Of Justice, Polri Akan Lakukan Sidang Kode Etik, ini dia Tersangkanya

Unggahan Bayu Skak pun mendapat tanggapan baik dari warganet, ada yang menuliskan komentar sudah bagus kak, terhibur. Kapan shooting di Jawa Tengah?. Benar ini, aku bangga.

Selalu suka karya-karyamu mas Bayu Skak. Perlu diketahui lokadrama Lara Ati yang tayang di SCTV itu baru-baru ini sempat pindah tayang, yang awalnya di malam hari menjadi siang.***

Rekomendasi