

inNalar.com – Mohamed Salah mengungkapkan perasaan sedihnya setelah Liverpool gagal lolos ke Liga Champions musim depan.
Mohamed Salah menyebut tidak ada alasan untuk kegagalan tersebut dan ia pun juga meminta maaf kepada para penggemar.
Liverpool tidak bisa lagi mengejar posisi empat besar di klasemen Premier League, setelah Manchester United mengalahkan Chelsea 4-1 pada Jum`at (26/5/2023) dini hari.
Kemenangan itu membuat United tidak terkejar lagi oleh Liverpool, yang tertinggal 4 poin dari Newcastle United yang berada di posisi 4 dengan sisa 1 pertandingan.
Baca Juga: Pelapor Kirim Bukti Baru Dalam Laporan Video Syur Mirip Rebecca Klopper yang Viral di Twitter
“Saya sangat hancur,” tulis Mohamed Salah di media sosial.
Liverpool mengalami musim yang buruk, dengan banyak pemain kunci mengalami cedera dan performa inkonsisten.
Juara Liga Inggris 19 kali itu kini berada di posisi kelima dan akan bermain di Liga Europa apapun hasil pertandingan pekan terakhir.
Baca Juga: Bebi Silvana Minggat dari Rumah Bawa Anak-Anak Gegara Opick Minta Izin untuk Poligami? Ini Faktanya
The Reds harus mengakhiri musim dengan hanya 1 tropi yaitu community shield yang mereka dapatkan setelah mengalahkan Manchester City di awal musim.
Salah sendiri masih menjadi pemain terbaik The Reds musim ini, dengan mencetak 19 gol dan memberi 11 assist di Liga Inggris musim ini.
Namun, gol-gol manten wonderkid Chelsea tersebut tidak cukup untuk membawa Liverpool bersaing di papan atas lantaran inkonsistensi yang terjadi dalam satu musim ini.
Salah juga dikabarkan menjadi incaran klub-klub besar Eropa, seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain.
Kegagalan Merseyside merah untuk lolos ke Liga Champions bisa mempengaruhi masa depannya di Anfield.
Ia pernah mengatakan bahwa dia ingin bertahan di tim selama mungkin, tapi dia juga tidak menutup kemungkinan untuk mencoba tantangan baru di luar Inggris.
Baca Juga: Operasi Senyap Newcastle United Buru Wonderkid The Next Steven Gerrard
Meskipun ia baru memperbarui kontrak, Liverpool masih berisiko kehilangan bintang mereka dengan adanya keadaan ini.
Bintang Mesir itu bisa menjadi legenda hidup bagi Anfield jika dia bisa membawa klubnya kembali ke puncak. Namun, dia juga bisa mencari kesempatan untuk meraih trofi lain di klub lain.
Salah harus sangat berhati-hati untuk menentukan masa depannya. Apakah dia akan tetap setia atau mencari pelabuhan baru demi jam terbang di Liga Champions?***(Dadang)