

inNalar.com – Hari Hemofilia Sedunia 2022 jatuh pada hari Minggu, 17 April 2022. Berikut ini link twibbon Hari Hemofilia Sedunia atau World Hemophilia Day.
Hari Hemofilia Sedunia tahun 2022 diperingati dengan tema “Access for All: Partnership. Policy. Progress. Engaging your government, integrating inherited bleeding disorders into national policy.”
Masyarakat dapat memeriahkan Hari Hemofilia Sedunia dengan ucapan twibbon dan dibagikan ke orang terdekat maupun ke media sosial.
Simak link twibbon Hari Hemofilia Sedunia 2022, dikutip inNalar.com dari laman Twibbonize:
1. https://www.twibbonize.com/harihemofilia
2. https://www.twibbonize.com/promkesga
3. https://www.twibbonize.com/hemofiliadaysulsel
4. https://www.twibbonize.com/trisiladharmakampusku
Dilansir dari Kemenkes, Hemofilia berasal dari bahasa Yunani Kuno, yang terdiri dari dua kata yaitu haima yang berarti darah dan philia yang berarti cinta atau kasih sayang.
Lebih lanjut, Hemofilia adalah suatu penyakit kelainan darah yang diturunkan, yang artinya diturunkan dari ibu kepada anaknya pada saat anak tersebut dilahirkan.
Penderita Hemofilia kebanyakan mengalami gangguan perdarahan di bawah kulit; seperti luka memar jika sedikit mengalami benturan, atau luka memar timbul dengan sendirinya jika penderita telah melakukan aktifitas yang berat; pembengkakan pada persendian, seperti lutut, pergelangan kaki atau siku tangan.
Pasien Hemofilia dapat membahayakan jiwanya jika perdarahan terjadi pada bagian organ tubuh yang vital seperti perdarahan pada otak.
Baca Juga: Mengenal Rangkayo Rahmah El-Yunusiyah, Sosok Kartini Perguruan Islam dari Sumatera Barat
Hemofilia terbagi atas dua jenis, yaitu:
1. Hemofilia A (Hemofilia Klasik karena jenis hemofilia ini adalah yang paling banyak kekurangan faktor pembekuan pada darah), terjadi karena kekurangan Factor VIII protein pada darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.
2. Hemofilia B (disebut Christmas Disease; karena di temukan untuk pertama kalinya pada seorang bernama Steven Christmas asal Kanada; terjadi karena kekurangan Factor IX protein dalam darah yang menyebabkan masalah pada proses pembekuan darah.
Hemofilia A dan B dapat di golongkan dalam 3 tingkatan, berdasarkan kadar Factor VIII dan Factor IX di dalam darah:
– Hemofilia Berat (kurang dari 1% dari jumlah normalnya) , dapat mengalami beberapa kali perdarahan dalam sebulan. Kadang – kadang perdarahan terjadi begitu saja tanpa sebab yang jelas.
Baca Juga: Daftar Tarif Jalan Tol Trans Sumatera atau JTSS, Catat Nominalnya untuk Persiapan Mudik Lebaran 2022
– Hemofilia Sedang (1% – 5% dari jumlah normalnya), perdarahan dapat terjadi akibat aktivitas tubuh yang terlalu berat, seperti olah raga yang berlebihan.
– Hemofilia Ringan (5% – 30% dari jumlah normalnya), mengalami masalah perdarahan hanya dalam situasi tertentu, seperti operasi, cabut gigi atau mangalami luka yang serius. Wanita hemofilia ringan mungkin akan pengalami perdarahan lebih pada saat mengalami menstruasi.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi