

inNalar.com – Daftar kepala daerah terkaya di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2025 menjadi sorotan publik setelah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dirilis di situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
LHKPN merupakan instrumen resmi yang disediakan oleh KPK guna memastikan transparansi kekayaan pejabat negara, dan pelaporan ini wajib dilakukan setiap tahunnya.
Melalui situs https://elhkpn.kpk.go.id, masyarakat dapat mengakses langsung harta kekayaan pejabat daerah di seluruh Indonesia, termasuk para kepala daerah di Kepri.
Baca Juga: Kekayaan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tembus Rp5,7 Miliar, Naik 40 Persen
Data LHKPN terbaru mencatat bahwa Gubernur Kepri Ansar Ahmad memiliki kekayaan lebih dari Rp9 miliar, sementara Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, melaporkan total harta sekitar Rp7,4 miliar.
Transparansi semacam ini sangat penting untuk mendorong integritas dan akuntabilitas pejabat publik.
Dengan mengetahui jumlah kekayaan pejabat daerah, publik bisa mengawasi potensi penyimpangan dan menilai apakah gaya hidup mereka sesuai dengan laporan resmi yang disampaikan.
Baca Juga: Resmi Gantikan Darmawan Junaidi, Riduan Direktur Utama Bank Mandiri Punya Aset Tembus Rp126 Miliar!
Selain Gubernur dan Wali Kota Tanjungpinang, beberapa kepala daerah di Kepri juga melaporkan harta kekayaan yang tidak sedikit.
Lantas, siapa saja pejabat yang masuk dalam daftar kepala daerah terkaya di Kepulauan Riau? Mari simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Lis Darmansyah – Wali Kota Tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, tercatat sebagai kepala daerah terkaya di Kepulauan Riau (Kepri) menurut data resmi LHKPN per 1 April 2025 untuk tahun pelaporan 2024.
Baca Juga: Drama Baru Kasus Gula! Tom Lembong Laporkan Hakim dan Auditor BPKP ke Mahkamah Agung
Total kekayaan yang dilaporkan Lis mencapai Rp7.474.231.025. Aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan senilai Rp6.272.350.000, disusul alat transportasi dan mesin sebesar Rp281.000.000, serta harta bergerak lainnya senilai Rp380.000.000.
Lis Darmansyah juga memiliki kas dan setara kas sebesar Rp540.881.025. Menariknya, mantan anggota DPRD Kepri ini tidak mencatatkan utang sama sekali dalam laporan tersebut.
2. Ansar Ahmad – Gubernur Kepulauan Riau
Sementara itu, posisi kepala daerah terkaya di Provinsi Kepulauan Riau ditempati oleh Gubernur Ansar Ahmad, dengan total kekayaan sebesar Rp9.181.753.833, berdasarkan laporan periodik LHKPN per 23 Januari 2025.
Ansar, yang kini menjabat sebagai Gubernur Kepri untuk periode kedua, tercatat memiliki aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp8.000.000.000, alat transportasi dan mesin sebesar Rp1.105.000.000, serta kas dan setara kas sejumlah Rp76.753.833.
Berbeda dengan Lis Darmansyah yang tidak tercatat memiliki utang dalam laporan kekayaannya, Gubernur Ansar Ahmad justru memiliki beban utang sebesar Rp528.640.000 berdasarkan data LHKPN terbaru.
3. Amsakar Achmad – Wali Kota Batam
Posisi ketiga dalam daftar wali kota terkaya di Provinsi Kepulauan Riau ditempati oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.
Berdasarkan laporan periodik LHKPN tertanggal 14 Januari 2025, total kekayaan Amsakar Achmad tercatat sebesar Rp5.829.583.118.
Kekayaan tersebut sebagian besar berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp4,52 miliar, diikuti dengan aset alat transportasi dan mesin sebesar Rp57 juta, serta harta bergerak lainnya sebesar Rp99.555.700.
Amsakar mencatatkan kas dan setara kas senilai Rp1.153.027.418 dalam laporan LHKPN-nya.
Menariknya, sama seperti Lis Darmansyah, Amsakar juga tercatat tidak memiliki utang sepeser pun.
Informasi kekayaan para kepala daerah ini diperoleh dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan langsung oleh masing-masing pejabat melalui situs resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Periode pelaporan berbeda-beda, tergantung pada waktu pengisian dan penyampaian laporan oleh setiap kepala daerah.
Dari laporan yang disampaikan, aset properti seperti tanah dan bangunan tercatat sebagai penyumbang terbesar dalam komposisi kekayaan kepala daerah di Kepulauan Riau.
Kepemilikan properti ini mencerminkan sebagian besar total nilai kekayaan yang dilaporkan oleh para pejabat daerah.
Demikian informasi mengenai tiga nama pejabat yang masuk dalam daftar kepala daerah terkaya di Kepulauan Riau.***(Farida Fakhira)