Leuweung Sancang, Destinasi Wisata Eksotis di Garut Tapi Sarat Mitos Angker

 

inNalar.com – Indonesia menyimpan banyak keindahan yang tersebar dari berbagai daerah. Terutama di ujung Kabupaten Garut, meskipun terkenal angker Leuweung Sancang tetap menjadi tempat wisata.

Leuweung Sancang termasuk salah satu hutan keramat yang menyimpan banyak cerita mistis serta mitos. Tempat ini dianggap hutan paling angker di Pulau Jawa.

Dalam bahasa Sunda, Leuweung artinya hutan. Wilayah legenda ini menjadi terkenal karena dipercaya menjadi tempat menghilangnya (Moksa) Prabu Siliwangi, yakni raja dari kerjaan Sunda beserta pasukan harimaunya.

Baca Juga: Menjelajahi Hotel Terbengkalai Bali yang Seram Tapi Keindahannya Bikin Mata Sulit Berkedip

Prabu Siliwangi kabarnya adalah raja terakhir dari kerajaan Pajajaran. Prabu Siliwangi pada zamannya terkenal berwibawa.

Sampai kini masyarakat percaya akan keberadaan harimau putih di Kawasan Sancang. Hal ini membuat warga berhati-hati, tidak berani merusak hutan karena takut akan risikonya.

Disamping cerita angkernya, Leuwung Sancang ditetapkan sebagai cagar alam dengan luas wilayah 2.313 hektar pada tahun 2014.

Baca Juga: Tongkonan Disebut Rumahnya Para Sultan, Habiskan Rp12 Miliar untuk Bangun Satu Rumah Adat Toraja

Cagar alam di bumi Pasundan ini kemudian terkenal dengan istilah hutan karuhun, yang berarti hutan leluhur.

Keindahan alamnya terbentang luas, menjadi rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna yang terancam punah.

Di Leuweung Sancang, membentang hutan yang masih sangat asri. Sungai yang mengalir jernih. Serta pantai bertebar indah.

Baca Juga: Wajib Cobain Lezatnya Kuliner Khas Magelang, Jawa Tengah Ini: Dijamin Bikin Ketagihan!

Kawasan Sancang terdiri atas hutan dataran rendah dan hutan mangrove, serta tebing-tebing curam yang mengelilingi kawasannya.

Di balik semua mitos angkernya Leuweung Sancang memiliki keindahan alam yang sangat mengagumkan. Wilayahnya dibelah oleh beberapa Sungai yang sangat asri.

Sancang kerap dijadikan sebagai destinasi wisata religi yang sangat keren oleh sebagian pengunjung. Tak heran, karena Sancang menyimpan tempat-tempat yang dapat dijadikan destinasi untuk berziarah.

Tempat wisata religi paling terkenal di Sancang adalah Goa Sancang. Tempat destinasi yang menyimpan perjalanan sejarah Kerajaan Pajajaran.

Leuwung Sancang juga dapat menjadi tempat wisata sambil belajar. Kawasan ini menyimpan beragam keanekaragaman hayati baik flora maupun fauna sehingga wisatawan dapat mengenal alam.

Hutannya yang rimbun membuat Sancang menjadi rumah bagi satwa-satwa langka khas Jawa, demikian pula dengan satwa yang dilindungi lainnya seperti macan tutul jawa Merak Rusa.  

Jenis fauna juga masih lestari dalam hutan Sancang. Seperti palahlar yang termasuk family dipterocarpus satu-satunya masih tumbuh alami di Pulau Jawa.

Di dalam kawasan ini terdapat beberapa jenis flora seperti palahlar. Tanaman ini tumbuh alami di Sancang, jenis tanaman yang berasal dari family dipterocarpus. *** (Aprina Damayanti)

Rekomendasi