Lebih dari Rp10 Miliar! Segini Dana Desa di Kuala Kencana Mimika Papua, Kota Modern ‘Asuhan’ Freeport, Tapi…

inNalar.com – Kuala Kencana adalah daerah di Papua yang merupakan kota modern pertama di Indonesia.

Distrik Kuala Kencana terletak di Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, Papua.

Kuala Kencana merupakan kawasan yang dikelola oleh Freeport yang sekarang menjadi PT Freeport Indonesia. Dana desa yang diterimapun terbilang fantastis.

Baca Juga: Habiskan Rp165,9 Miliar, PLBN di Jayapura Papua Ini Disulap Jadi Gedung Modern dan Megah, Penasaran?

Kawasan distrik Kuala Kencana ini adalah kawasan terbatas yang hanya boleh dimasuki oleh orang-orang yang memiliki kartu identitas PT Freeport.

Kuala Kencana disebut sebagai kota modern karena merupakan daerah pertama di Indonesia yang menggunakan underground utilities untuk saluran kabel listrik, komunikasi, serta distribusi air.

Pengolahan limbah di Kuala Kencana di Mimika Papua ini sudah terpusat dan tidak akan ditemukan kabel listrik atau kabel telepon yang bergelantungan.

Baca Juga: Kokoh Sejak 1604, Masjid Tertua di Palopo, Sulsel Ini Dibangun Pakai Bahan Baku yang Unik, Arsiteknya…

Semua itu sudah tertanam dengan rapi di bawah tanah sehingga terasa seperti di luar negeri.

Namun, sebagai salah satu kecamatan yang termasuk dalam wilayah Indonesia, Desa-desa di Kuala Kencana Mimika Papua juga menerima dana desa.

Ternyata dana desa untuk wilayah yang disebut sebagai kota modern ini cukup besar jumlahnya.

Baca Juga: Investasi USD50 Juta, PLTS di Batam Ini Proyek EBT Terbesar di Kepulauan Riau dengan Hasil Kolaborasi Nasional

Total dana desa di Kecamatan Kuala Kencana mencapai Rp10,5 miliar. Dana tersebut terbagi untuk 8 desa yang termasuk wilayah Kuala Kencana.

Desa yang memperoleh dana desa tertinggi yaitu Desa Mimika Gunung dengan jumlah dana desa sekitar Rp2,1 miliar.

Sedangkan dana desa terendah dimiliki oleh Desa Jimbi dengan jumlah Rp816,7 juta.

Namun, ternyata Kuala Kencana yang disebut sebagai kota modern tersebut merupakan kelurahan tersendiri yang tidak termasuk dalam 8 desa di Kecamatan Kuala Kencana.

Penghuni perumahan-perumahan di kota modern Kuala Kencana Mimika Papua adalah para pekerja Freeport, bukan penduduk asli Papua.

Berbanding terbalik dengan kota modern Kuala Kencana, 8 Desa di Kecamatan Kuala Kencana Mimika Papua ini merupakan daerah yang masih sangat terbatas pembangunan dan fasilitasnya.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]