
inNalar.com – Tidak terasa, siswa kelas 5 SD kini telah memasuki bab 8 di mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Artikel kunci jawaban berikut merujuk pada buku Kurikulum Merdeka. Pada bagian awal bab, siswa diminta untuk mempelajari sebuah bacaan.
Judul teksnya adalah ‘Berhenti Menggangguku!’. Para siswa dapat mengambil banyak pelajaran dari bacaan tersebut.
Teks tersebut menanamkan sejumlah pelajaran penting. Siswa diharapkan memahami bahwa bullying adalah perbuatan yang tidak baik dan dapat menyebabkan orang lain menderita.
Saat guru menegur Bobi karena dinilai telah menyakiti temannya, Titan, ia pun tetap berusaha menasihati dengan cara yang baik dan tetap tenang.
Sikap tenang guru dapat membuat Bobi lebih mampu mengeksplorasi sikap empati dan kesadaran diri.
Tidak sekadar menegur, sang guru pun tetap mencari tahu alasan di balik perlakukan buruk Bobi terhadap Titan.
Usai didapati akar masalahnya, gurunya pun langsung memberikan solusi untuk menyelesaikan permasalahannya.
Sementara di sisi lainnya, Titan pun diajarkan guru untuk tidak takut dan diam. Korban bullying diajarkan untuk berani melaporkan perlakuan yang kurang baik tersebut.
Setelah membaca dan memahami teks ‘Berhenti Menggangguku!’, inilah kunci jawaban dari latihan soal Bahasa Indonesia halaman 175.
Kegiatan Setelah Membaca: Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
1. Apa masalah yang dihadapi Titan?
Titan sering diganggu dan dirundung oleh Bobi. Ia diejek dengan julukan si Empat Mata karena mengenakan kacamata. Ia pun diancam agar tidak melaporkan perlakuan Bobi ke guru.
2. Mengapa Bobi suka mengganggu Titan?
Bobi suka mengganggu Titan karena ia adalah anak terpandai di kelas.
3.Bagaimana Ibu Guru bisa mengetahui kejadian ini?
Ibu Guru kebetulan melintasi lorong sekolah dan menyaksikan langsung Bobi tengah mengejek Titan.
4. Apakah nasihat Ibu Guru?
Ibu Guru menasihati Bobi bahwa perbuatannya itu termasuk tindakan bullying yang dapat menyebabkan Titan menjadi sedih dan tidak nyaman bersekolah.
Ibu Guru menyarankan Bobi agar ia belajar bersama Titan jika ingin menjadi anak yang pintar, bukan malah mengganggunya.
5. Bagaimana Bobi menyikapi nasihat Ibu Guru?
Bobi merasa malu dan menyadari kesalahannya. Ia meminta maaf kepada Titan dan berjanji untuk menjadi teman yang baik.***