Lapangan Stadion Liga 1 Dicat saat Babak Pertama Usai, Garis Kotak Penalti Memudar Kena Hujan


inNalar.com – Heboh lapangan stadion Liga 1 harus dicat usai babak pertama berlangsung. Pengecatan dilakukan berkaitan dengan garis kotak penalti di lapangan tersebut.

Ternyata stadion Liga 1 yang dimaksud adalah lapangan Gelora BJ Habibie yang menjadi markas PSM Makassar. Ternyata garis kotak penalti harus dicat akibat hujan yang deras.

Guyuran hujan membuat garis kotak penalti lapangan menjadi pudar sehingga harus dicat lagi. Fenomena unik stadion liga 1 ini diunggah oleh akun twitter @pndkdotin yang kemudian diunggah ulang oleh akun lain seperti @FaktaSepakbola.

Baca Juga: Raut Wajah Rafael Alun, Ayah Mario Dandy Satrio Usai Diperiksa KPK: Bernuansa Gelap dan Lelah

Cuitan tersebut menunjukkan rekaman video saat babak pertama antara pertandingan PSM Makassar vs Dewa United selesai. Nampak ada dua orang yang sedang mengecat lapangan sisi kanan menggunakan cat putih.

Selain itu nampak juga pemain cadangan PSM Makassar sedang pemanasan di sisi yang sama. Stadion Gelora BJ Habibie sering mendapat sorotan netizen.

Digadang-gadang Stadion ini termasuk yang mempunyai biaya sewa paling murah diantara stadion Liga 1 yang dipakai klub lainnya. Faktanya stadion ini membawa hoki tersendiri untuk PSM Makassar.

Baca Juga: Denny Sumargo Bongkar Karakteristik Perempuan yang Kerap Memberi Dalam Jumlah Banyak

Pada laga kemarin meskipun kondisi lapangan dianggap tidak memadai, tapi PSM Makassar sukses melanjutkan tren positif dengan menang 2-0 atas Dewa United.

Tapi bagaimanapun juga kondisi lapangan yang semacam ini harus menjadi perhatian lebih. Apalagi situasinya menyangkut soal garis kotak penalti yang krusial.

Bisa dikatakan krusial sebab garis itulah yang bisa menjadi penanda suatu tim akan mendapat hadiah tendangan penalti atau tidak jika terjadi pelanggaran di area tersebut.

Baca Juga: Dituding Hafal Al Quran tapi Durhaka ke Ibu, Syakir Daulay Angkat Suara

Setelah pertandingan PSM Makassar vs Dewa United usai, pelatih tim tamu juga menyorot keadaan lapangan Gelora BJ Habibi.

Menurut pelatih Dewa United, kondisi lapangan membuat bola sulit untuk berputar dengan baik. Bahkan dia sempat meragukan pertandingan bisa digelar lantaran hujan yang deras sebelum laga dimulai.

Stadion yang terletak di kota Pare-Pare ini juga pernah membuat pertandingan harus dihentikan saat laga PSM Makassar kontra RANS Nusantara FC.

Baca Juga: Najwa Shihab Geram, Anang Hermansyah Statement Istri Harus Tampil Cantik di Rumah: Jangan Pakai Daster

Saat itu juga gara-gara situasi hujan akhirnya terdapat banyak genangan yang membuat lapangan harus dikuras manual.

Sejatinya PSM Makassar baru pada musim ini memakai Gelora BJ Habibie, mereka terpaksa mengungsi ke Pare-Pare karena Stadion Mattoangin direnovasi.

Kejadian-kejadian semacam ini perlu mendapat perhatian lebih dari Federasi dan operator liga khususnya saat melakukan verifikasi. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]