Lama Mangkrak, Proyek Jalan Tol di Bali Ini Mulai Memasuki Babak Baru dari Kementerian PUPR, Apa itu?

inNalar.com – Proyek Tol Gilimanuk- Mengwi yang dimulai dengan peletakan batu pertama pada Sabtu 10 September 2022 ini, kini mulai disusun kembali.

Setelah mangkrak berbulan-bulan, Menteri Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan kepastian proyek Tol Gilimanuk-Mengwi ini akan tetap dilanjutkan.

Tol Gilimanuk Mengwi ini akan memasuki beberapa babak baru, disusun oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang dipimpin Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Investasi Capai Rp78 Triliun, Jalan Tol Padang-Pekanbaru Bakal Punya Terowongan Terpanjang di Indonesia?

Melansir dari YouTube @Bali Taman Sekar Channel, dikatakan bahwa ada setidaknya ada beberapa rancangan untuk melanjutkan proyek jalan tol ini.

Setelah kementerian PUPR melalui badan pengatur jalan tol, dengan tegas mengakhiri perjanjian pengusahaan dengan PT Tol Jagat Kafti Bali pada Juli 2023 yang lalu.

Kini Kementerian Perumahan Pekerjaan Umum yang dipimpin oleh Bapak Basuki Hadimuljono, mengusahakan kembali proyek pembangunan jalan tol sepanjang 96, 84 km ini.

Baca Juga: Ada Sejak 1986, Jalan Tol Surabaya – Gempol Jadi yang Tertua di Jatim, Sempat Terpotong 6 km Akibat Lapindo

Salah satu yang upaya dilakukan oleh Kepala PUPR Basuki Hadimuljono adalah mengadakan rapat dengan pemerintah provinsi Bali, serta forum perbekel yang terdampak proyek tol.

Bertempat di Wisma Bima 2 lantai 2 Kuta,  pada 11 Oktober 2023 kemarin. Rapat yang dilakukan ini, dilaksanakan karena desakan dari forum perbekel yang wilayah dan warganya terdampak mega proyek jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini.

Sebenarnya, rapat telah direncanakan pada tanggal 4 Oktober, namun baru terlaksana pada 11 Oktober 2023 lalu.

Baca Juga: Pembangunan Jalan Tol Padang – Pekanbaru, Jadi Tulang Punggung Transportasi Darat Sumatera Barat – Riau?

Dipimpin oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Pemukiman Provinsi Bali, serta dihadiri oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Perkotaan,
Kementerian PUPR, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesekretariatan Daerah Provinsi Bali.

Putusan Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah Provinsi Bali, serta Perwakilan Daerah dari 58 perbekel terdampak Jalur Tol Gilimanuk- Mengwi ini, juga ikut serta dalam rapat.

Rapat yang dilakukan itu menghasilkan beberapa point penting, salh satunya yakni Melakukan Upaya Reviu Readiness Criteria.

Pemenuhan memenuhi kriteria yang menjamin kesiapan, dan kelengkapan atas suatu program. Agar program dapat diterima sebagai program yang benar, lengkap, dan siap.

Baca Juga: Gandeng Cina, Jalan Tol Senilai Rp9,9 Triliun di Kalimantan Timur Ini Sempat Diblokir Warga, Kok Bisa?

Program ini dilakukan selama 2 bulan, yakni September- Oktober 2023 ini. Menteri PUPR juga akan juga mengusulkan  pendanaan pembebasan lahan Pada Oktober Bulan ini.

Adapun rangkaian kegiatan babak baru pembangunan proyek Jalan Tol ini oleh Kementerian PUPR, adalah sebagai berikut:

1. Menteri PUPR akan melaksanakan Market sounding, yakni salah satu kelanjutan dari penandatanganan perjanjian penugasan proyek.

2. Melakukan kualifikasi lelang pada  Bulan November 2023.

3. Melakukan request for proposal atau penyusunan dokumen pelelangan, yang akan digunakan sebagai dasar penawaran oleh peserta lelang, dilaksanakan pada februari 2024 mendatang.

4. Pengumuman lelang kemudian akan dijadwalkan pada Agustus 2024

5. Dilakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol antara BPJT Kementerian PUPR dengan pemenang lelang, yang dijadwalkan pada September 2024.

Baca Juga: Biayanya Rp16 Triliun, Proyek Jalan Tol Semarang-Demak Ini Sukses Bikin Penjual Bambu Kaya Raya karena…

6. Financial Close yang dijadwalkan Oktober 2024 sampai Januari 2025 selama 4 bulan.

Kementerian PUPR juga akan menyusun ulang rencana konstruksi dan operasi tol Gilimanuk-Mengwi.

Namun, trase Jalan tol tidak akan mengalami perubahan dari sebelumnya. Serta proyek Tol Gilimanuk- Mengwi ini dapat dipastikan lanjut, karena merupakan proyek Nasional.

Inilah babak baru proyek Tol Gilimanuk-Mengwi yang sedang diusahakan oleh Kementerian PUPR.***

 

Rekomendasi