

inNalar.com – Sejatinya manusia tidak ingin memiliki penyakit. Semua orang pasti ingin punya kesehatan jiwa dan raga, secara fisik maupun pikiran.
Cek kondisi kesehatan tubuh merupakan salah satu pencegahan yang harus dilakukan guna selalu waspada ketika memiliki penyakit.
Karena tidak banyak penyakit yang tampak secara fisik. Bahkan penyakit sering tidak nampak oleh mata kepala manusia.
Tidak sedikit pula yang sudah melakukan cek kondisi tubuh masih belum diketahui jenis penyakitnya. Saking beragamnya jenis penyakit yang dapat menempel pada tubuh kita.
Pencegahan sudah semestinya dilakukan agar setiap individu mampu mendeteksi gejala – gejala yang ada.
dr Cahyono memberikan pendapatnya terkait upaya pencegahan tersebut.
“Karena pada dasarnya Allah menciptakan penyakit berikut penawarnya, penawar itu bukan hanya yang ada di sekitar kita, akan tetapi penawar itu juga ada dalam diri kita sendiri,” tutur dr Cahyono sebagaimana dikutip dari YouTube An Nabawi TV.
Sering kita tidak mengetahui bahwa penyakit datang karena ulah dari individu. Oleh karena itu, anjuran dr Cahyono untuk cek kondisi tubuh harus rutin dilakukan.
“Kita sebagai muslim, apa yang dikatakan oleh Nabi adalah sebuah bentuk kebenaran, seperti kutipan hadist li kulli ain dawa’ setiap penyakit pasti ada obatnya,” ujar dr Cahyono mengenai segala penyakit yang ada.
Setiap penyakit akan menyerang organ tubuh, bisa jadi faktor internal tubuh kita yang sudah tidak mampu membuat antibodi serta daya tahan terhadap penyakit yang datang.
“Pada prinsipnya Allah menciptakan tubuh manusia sangat sempurna, di kala kita sakit secara otomatis tubuh kita akan melakukan perbaikan, pengobatan terhadap tubuh kita apabila terdapat yang rusak,” tutur dr Cahyono saat menjelaskan.
Karena disaat kita sakit, virus atau zat berbahaya lain akan menyerang sel – sel yang ada dalam tubuh kita. Sehingga kita harus memperkuat kekebalan tubuh.
“Tubuh kita terdiri dari lima ratus triliun sel, artinya jika ingin membentuk tubuh sehat dan kuat maka buatlah sel kita sehat dan kuat,” ungkap dr Cahyono.
“Kerusakan sel yang terdapat dalam tubuh kita karena adanya radikal bebas, radikal sel adalah senyawa/molekul dalam tubuh kita yang terbentuk akibat proses oksidasi yang berlebihan,” sambungnya dengan jelas.
Oksidasi yang ada dalam tubuh manusia tidak dapat dihindari seiring berjalannya waktu. Namun, oksidasi tersebut dapat diminimalisir dengan adanya anti oksidan.
“Keberadaan anti oksidan paling banyak ada di buah-buahan. Maka sering – seringlah mengkonsumsi buah untuk memperkaya anti oksidan di dalam tubuh,” kata dr Cahyono.
Proses oksidasi dapat ditahan dan diminimalisir dengan mengkonsumsi buah-buahan.
Namun, mengkonsumsi buah-buahan juga tidak boleh terlalu berlebihan agar kandungan yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik oleh sel dalam tubuh.
dr Cahyono berpesan jika sebaiknya kita mengikuti pola dari nabi, silahkan makan ketika lapar dan berhenti sebelum kenyang. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi