

inNalar.com – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi akan membangun pelabuhan bongkar muat terbesar di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Pelabuhan Internasional Batam yang digadang-gadang jadi terbesar se-Indonesia tersebut akan mengusung konsep Green Smart Seaport.
Kabarnya pelabuhan internasional di Batam tersebut akan dibangun di kawasan Tanjung Pinggir Kota Batam Kepulauan Riau.
Pembangunan pelabuhan bertaraf Internasional di Batam Kepulauan Riau tersebut dipastikan akan dimulai pada tahun 2022 lalu.
Dan diperkirakan pelabuhan internasional di Batam Kepulauan Riau tersebut akan rampung sebelum tahun 2024.
Menurut sumber informasi, pelabuhan baru di Batam Kepulauan Riau yang bertaraf internasional tersebut akan dibangun di atas lahan milik PT Persero.
Baca Juga: Telan Biaya Rp 57 Miliar, Terminal Termegah di Riau Ini Punya Area Penginapan Ala Hotel Berbintang!
Yang mana luas dari lahan yang akan digunakan untuk pembangunan pelabuhan di Batam Kepulauan Riau tersebut sebesar 94 hektare.
Selain itu, pelabuhan bertaraf internasional di Batam tersebut juga akan menggunakan lahan sebesar 236 hektare untuk reklamasi.
Sedangkan kedalaman air di lahan yang akan dibangun pelabuhan tersebut berkisar 40 meter.
Kabarnya, pelabuhan baru di Batam tersebut kedepannya juga akan diintegrasikan dengan 10 Pelabuhan bertaraf Internasional lainnya di Indonesia.
Yang mana pelabuhan-pelabuhan tersebut menggunakan sistem National Logistics Ekosistem.
Harapannya dengan kehadiran pelabuhan baru di Batam tersebut dapat menurunkan biaya untuk aktivitas bongkar muat hingga 13%.
Sehingga dengan adanya pelabuhan internasional di Batam tersebut, efisiensi waktu dan biaya yang selama ini dikeluhkan oleh industri internasional dapat segera teratasi.
Dipastikan oleh pemerintah bahwa nantinya pembangunan pelabuhan bongkar muat baru di Tanjung Pinggir Batam tersebut tidak akan merusak tanaman mangrove.
Meskipun pembangunan pelabuhan internasional di Batam tersebut memerlukan perluasan lahan dengan reklamasi. ***