Lagu Baby Shark Menggema di Ibu Kota, Persija Jakarta Resmikan Witan Sulaeman Sebagai Pemain Baru


inNalar.com – Kedatangan Witan Sulaeman sebagai pemain baru Persija Jakarta diiringi lagu Baby Shark di media sosial.

Lagu Baby Shark diputar Persija Jakarta di media sosialnya seiring menyambut Witan Sulaeman yang berstatus pemain baru untuk musim ini.

Terlepas konsep Persija Jakarta yang memberi kode lagu Baby Shark, kedatangan Witan Sulaeman akan membuat Macan Kemayoran semakin garang.

Sebagai pemain baru tentunya Witan yang dijuluki Baby Shark ini akan memperkuat lini tengah racikan Thomas Doll.

Kedatangan Witan menjadi kabar yang mengejutkan setelah sebelumnya banyak rumor yang beredar tentang masa depan gelandang Timnas Indonesia tersebut.

Baca Juga: Persija Jakarta Panaskan Bursa Transfer: Rahmat Nicko Datang Selepas Kepergian Otavio Dutra dan Braif Fatari

Macan Kemayoran sejatinya baru melepas Braif Fatari yang notabennya juga gelandang kreatif sama seperti posisi Witan ketika bermain.

Manajemen Persija Jakarta juga nampak tidak main-main terbukti dengan diikatnya Witan dengan durasi kontrak hingga 3,5 tahun kedepan, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Pemain asal Sulawesi Tengah ini memiliki potensi yang cukup besar terbukti dengan pengalamannya dipanggil Timnas Indonesia di berbagai generasi.

Selain itu dirinya juga sempat mencicipi Liga Eropa ketika memutuskan berkarir ke luar negeri pertama kali dengan memperkuat FK Radnik Surdulica di Liga Serbia.

Selain itu gelandang yang kini berusia 21 tahun tersebut juga pernah bermain untuk Lechia Gdansk, FK Senica, dan terakhir di AS Trencin. Pengalaman di benua Eropa tentu membuatnya lebih matang.

Baca Juga: Pemain Persija Jakarta Dipanggil ke Timnas Indonesia U-20, Thomas Doll Tawarkan Solusi Nyeleneh

Bergabungnya Witan menuju skuad Macan Kemayoran akan mempertebal lini tengah yang dimiliki oleh tim. Thomas Doll setidaknya akan memiliki segudang opsi dengan posisi Witan.

Witan sejatinya bisa bermain di berbagai posisi seperti sayap kanan, sayap kiri, hingga gelandang serang. Terkadang dirinya juga cukup mobile saat dipasang sebagai pemain nomor 10 atau striker palsu.

Strategi taktikal permainan sepakbola menyerang dengan mengandalkan kolektivitas ala Thomas Doll akan sangat cocok dengan karakter Witan di Persija nantinya.

Apalagi Persija kini tengah berada di jalur perebutan juara yang pastinya membutuhkan pemain tambahan untuk mendongkrak tim. Wajar saja karena persaingan di puncak semakin ketat.

Pemain yang pernah menimba ilmu di Diklat Ragunan ini diharapkan besar mampu mengembalikan Persija Jakarta menuju kejayaan untuk merebut gelar juara. ***

Rekomendasi