Lagi Gali Kubur, Warga Pasuruan Jawa Timur Ini Justru Temukan 5 Peninggalan Kerajaan, Apakah dari Majapahit?

InNalar.com – Indonesia sendiri memang banyak menyimpan sejarah, seperti halnya yang ditemukan oleh warga Pasuruan, Jawa Timur.

Bagaimana tidak kebetulan, ditengah kerja bakti, warga Pasuruan justru menemukan candi.

Bahkan, ditemukan peninggalan sejarah berupa candi tersebut berada di tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di daerah Pasuruan.

Baca Juga: Benarkah Pemekaran Wilayah di Jawa Timur Hasilkan 3 Provinsi Baru? Begini Fakta yang Terjadi

Tepatnya peninggalan sejarah candi itu ditemukan oleh Warga Dusun Candi, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Pasuruan, Jawa Timur.

Tidak hanya candi, warga Desa Sukoreno di Pasuruan itu juga menemukan peninggalan sejarah lainnya seperti 4 patung dewa.

Dilansir Innalar.com dari pasuruankab.go.id, sebelum ditemukannya bangunan candi tersebut, di sekitar punden-punden itu dulu sebenarnya banyak ditemukan batu andesit.

Baca Juga: PLTS Terbesar Dibangun di Atas Lahan 1,46 Hektar di Sulawesi Selatan, Anggarannya Rp 39,5 Miliar!

Diceritakan jika para warga Desa Sukoreno tersebut tengah melakukan kerja bakti di TPU sekitar pada tanggal 30/10/2022.

Agar TPU menjadi lebih rapi, maka rencananya akan dibangun pagar di sekitaran TPU.

Disitulah mereka mulai menemukan keanehan, dimana terdapat tumpukan batu, akan tetapi batuan tersebut tersusun rapi.

Baca Juga: Mengenal Perang Dunia ke-2 Cukup di Kota Tarakan? Intip Koleksi Museum Sejarah di Provinsi Kalimantan Utara

Karena merasa curiga, akhirnya mulailah mereka menggali tanah lebih dalam hingga mereka justru menemukan struktur bangunan mirip candi.

Selama penggalian yang dilakukan oleh warga Desa Sukoreno di Pasuruan tersebut, mereka malah menemukan 3 batu berbentuk patung kepala beserta bagian badannya.

Dijelaskan oleh Kepala Dusun Desa Sukoreno Pasuruan jika temuan itu merupakan tiga patung batu kepala yang berbentuk dewa, dan satu patung lainnya adalah patung badan dewa.

Saat dilakukan ekskavasi tahap pertama oleh Tim arkeolog BPCB Jawa Timur, mereka menemukan hasil yang cukup menarik.

Hasil dari ekskavasi tersebut mengungkapkan jika ukiran batu tersebut adalah peninggalan jaman Hindu-Budha.

Adapun ekskavasi itu adalah pada empat fragmen ukiran batu hewan yang berbentuk kepala manusia dengan badan burung, dan bernama kinara-kinari.

Jadi yang ditemukan warga bukanlah arca, justru penemuan itu adalah salah satu bentuk dari relief ukiran yang biasanya difungsikan sebagai hiasan sudut-sudut candi.

Meskipun sudah ditemukan beberapa relief, namun peninggalan sejarah tersebut belum dapat diambil hasil kesimpulan dari mana relief tersebut berasal. ***

Rekomendasi