Kuras Rp43,802 Miliar, Proyek Revitalisasi Bendungan di Jawa Barat Ini Diramalkan Mampu Tangkal Banjir hingga 73 Persen

inNalar.com – Bendungan termasuk salah satu proyek yang terus dikebut pembangunannya di Indonesia. Tidak terkecuali Bendungan Situ Lembang.

Merupakan salah satu bendungan yang baru selesai dibangun di Parongpong, Kab. Bandung, Jawa Barat.

Adapun penyelesaian proyek ini dilakukan oleh Kementerian PUPR dengan tujuan untuk adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga: Arab Saudi – Mesir Cuma 30 Menit, Jembatan King Salman Senilai 4 Miliar USD Ini Bakal Jadi Simbol Persahabatan Negara Teluk dan Afrika Utara, tapi…

Proyek tersebut dibangun mulai tahun 2022 lalu sampai dengan 2023 dengan dana mencapai Rp43,802 miliar.

Awalnya, bangunan ini tercapat sebagai bendungan tua yang pertama kali dibangun di tahun 1912 lalu.

Kemudian dilakukan proses revitalisasi/perbaikan pada tubuh bendungan, pembangunan fasilitas, sarana pendukung, perbaikan bangunan pelimpah dan intake.

Baca Juga: Didukung Warga, Proyek Jalan Tol Layang di Sulawesi Selatan Ini Dibangun Tanpa Pembebasan Lahan, Dapat Penghargaan Internasional Bernama…

Bendungan Situ Lembang merupakan sebuah bendungan urugan tanah yang memiliki waduk seluas 54,97 hektare.

Sedangkan untuk tingginya 10,5 meter dan panjangnya 350 meter.

Keseluruhan bangunan ini mampu membentuk sebuah tampungan air hingga totalnya 3,02 juta m3.

Baca Juga: Usai Mangkrak 30 Tahun, Anggaran Proyek Bendungan di Lebak Banten Ini Membengkak dari Rp1,3 Triliun Menjadi…

Revitalisasi Bendungan Situ Lembang sendiri juga bermanfaat demi keamanan dan optimasi fungsinya.

Nantinya, bendungan tersebut dapat berfungsi sebagai konservasi daerah aliran sungai atau DAS Situ Lembang sebesar 6,05 km2.

Tidak hanya itu, kehadirannya juga mampu menjadi sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air minum sebesar 200 liter per detik untuk dua daerah.

Masing-masing yaitu Kota Cimahi serta Kab. Bandung Barat. Bendungan juga dapat dimanfaatkan sebagai pengendali banjir daerah setempat.

Bangunan ini diproyeksikan mampu menahan debit baniir di daerah tangkapan air hingga mencapai 73 persen.

Lokasi Bendungan Situ Lembang ini pun berada di daerah pelatihan Pusdiklatpasus. Tentu dapat difungsikan pula sebagai prasarana latihan militer.

Baca Juga: Jeong Jong Seo Ungkapkan Pesona dan Peran Karakternya Dalam Drama Korea Terbarunya Berjudul ‘Wedding Impossible’

Dilansir inNalar.com dari laman PUPR, Basuki Hadimuljono selaku Menteri PUPR mengungkapkan bahwa pembangunan embung ini sangat penting.

Tujuannya adalah untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Contohnya seperti kekeringan yang berkepanjangan.

Termasuk terjadinya hujan ekstrem sehingga memerlukan tampungan air.

Hal tersebut juga menjadi alasan mengapa dilakukan revitalisasi pada Bendungan Situ Lembang yang ada di Kab. Bandung Barat tersebut.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]