

inNalar.com – Pelaksaanaan pembangunan renovosi pada Stadion Kanjuruhan yang terletak di Malang Jawa Timur banyak mendapat nyinyir dari warganet.
Mengingat Stadion Kanjuruhan memiliki sebuah peristiwa yang dapat menyayat hati hingga memakan banyak korban.
Tentunya hal tersebut masih terkenang hingga sampai saat ini baik dari keluarga korban maupun juga para warganet yang iba dengan peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.
Adapun nyinyiran yang dilontarkan oleh warganet yang memiliki akun Instagram @politikusanda*** “ngapain dibenerin? Harusnya suruh dulu suporternya belajar biar ga rusuh, kalau sudah tidak rusuh dapat dipertimbangkan kembali.
Banyaknya warganet yang nyinyir dari adanya pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan memiliki sebuah peristiwa kejadian yang tragis.
Adapun netizen yang memiliki akun @kemalll2** yang mengungkap enak bener udah bikin rusuh malah dibikin stadion.
Proyek pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan ini akan memakan waktu hingga 16 bulan lamanya, bahkan pengerjaannya terdapat sebuah rancangan.
Rancangan tersebut berupa pembuatan sebuah monumen yang terletak khusus di bagian pintu 13 sebagai bentuk penghormatan untuk korban dan juga keluarga.
Proses pembangunan dilakukan dengan target berupa 5T yang meliputi tepat waktu, tepat mutu, tepat dalam administrasi, dan tepat untuk biaya, serta tepat manfaat.
Baca Juga: Studi Ungkap Ciri Orang Cerdas Tak Hanya Suka Begadang, Melainkan Juga Punya Kebiasaan Unik ini
Perlu diketahui bahwa pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan ini sudah dipastikan adanya status hukum dan juga hambatan dalam hukum.
Anggaran yang digelontorkan untuk proses pembangunan rehabilitasi gedung Stadion Kanjuruhan mencapai angka Rp 390 miliar.
Dilansir dari kemenpupr tender untuk pelaksanaan renovasi pembangunan Stadion Kanjuruhan ini dimenangkan oleh PT Waskita dan juga Pt Brantas.
Adapun komentar warganet yakni dari akun @bronron** “ hahahahaha Waskita dan Brantas…. Lagi cari korban baru nih?.
Sedangkan untuk kontraktor yang bertanggung jawab dalam melaksanakan pengerjaan pembangunan dilakukan oleh PT Bina Karya dan PT Yodya Karya.
Harapan dari adanya pembangunan renovasi Stadion Kanjuruhan ini dpaat berjalan dengan lancar sehingga dapat selesai tepat waktu sesuai dengan ketentuan di dalam kontrak.***