Kuras Dana Rp6,7 M! Usainya Pembangunan Dermaga di Kalimantan Tengah Ini Buat Nelayan Wajib Patuhi Aturan Baru

inNalar.com – Sebuah dermaga pelabuhan yang sedang dalam masa pembangunan ini akan menjadi pusat pengembangan masyarakat nelayan untuk daerah Kalimantan Tengah.

Selain itu juga dermaga pelabuhan itu bisa menjadi berlabuhnya kapal perikanan juga tempat pendaratan ikan.

Lalu juga sebagai pusat pemasaran dan pembinaan mutu hasil perikanan, pusat penyuluhan dan pengumpulan dana serta menjadi pengawasan sumber daya ikan sampai pusat pelayanan informasi. 

Baca Juga: Kekayaan Bupati Kutai Barat Kalimantan Timur Ini Capai Rp4,86 Miliar, Tapi Cuma Punya Motor Butut?

Saat ini pembangunan dermaga Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang sudah memasuki tahap III.

Pada 16 Oktober 2023 lalu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Darliansjah telah melakukan kunjungan dan pengecekan progres. 

Terletak di Kabupaten Seruyan, terlihat terdapat kemajuan pada progres pembangunan. 

Baca Juga: Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bergelimang Harta Sampai Punya Jet Pribadi Senilai Rp600 Juta

Untuk tahap III ini progresnya meliputi pekerjaan bangunan utama dermaga, bangunan penunjang, dan fasilitas pelengkap dermaga (LPJU, bollard, fender dan pagar pengaman dermaga) terlansir dari MCC Kalteng. 

Proses pembangunan sudah mencapai 100 persen dan akan rampung pada Oktober 2023 sesuai dengan yang direncanakan.

“Kami bersyukur pembangunan Dermaga Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang Tahap III di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan telah selesai di bulan Oktober 2023 ini sesuai dengan target yang telah kita rencanakan,” ujar Darliansjah tertulis pada MCC Kalteng. 

Baca Juga: 4 Tahun Menjabat, Kekayaan Bupati Gunung Mas Kalimantan Tengah Ini Alami Kenaikan Drastis Hampir Rp20 Miliar

Seluruh kapal penangkap ikan diwajibkan untuk mendaratkan hasil tangkapannya pada pelabuhan ini. 

Sesuai dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Perikanan Tangkap dan Pemanfaatan Sumber Daya Ikan di Perairan Laut. 

Diharapkan adanya pelabuhan ini akan memfasilitasi kegiatan usaha penangkapan ikan khususnya nelayan. 

Menurut LPSE pembangunan Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang ini memakan anggaran sebesar Rp. 6,7 M berasal dari APBD 2021. 

Adanya peningkatan prasarana pelabuhan perikanan diharapkan dapat menghasilkan manfaat terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), nelayan, sumber daya kelautan dan perikanan. 

Peninjauan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dislutkan Arief F Rakhman, Kepala UPT Kuala Pembuang Suraji, dan Kontraktor Pelaksana PT Fajar Konstruksi Jaya dan Konsultan Pengawas. ***

 

Rekomendasi