

inNalar.com – Ustadz Khalid Basalamah, dalam sesi kajian tematik dalam kanal YouTube resminya, menjelaskan tentang pentingnya sikap optimis seorang muslim.
Ustadz Khalid Basalamah menekankan bahwa sikap optimis merupakan salah satu pilar keislaman yang perlu diketahui oleh setiap muslim.
Jadi, setiap muslim hendaknya senantiasa berpijak pada sikap optimis, karena sikap tersebut merupakan bagian dari ajaran Islam, kata Ustadz Khalid Basalamah.
Lebih lanjut, Ustadz Khalid Basalamah menyebutkan bahwa mengingat betapa pentingnya sikap optimis dalam diri setiap muslim, Imam Adz Dzahabi rahimahullah pun memasukkan sikap putus asa dari rahmat Allah atau sikap pesimis ke dalam kategori dosa besar.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah, setiap muslim perlu mengingat bahwa rahmat Allah begitu luas, sebagaimana salah satu sifat yang dimiliki Allah disebutkan dalam penuturannya sebagai berikut.
“Rahmat-Nya mengalahkan murka-Nya, “kata Ustadz Khalid Basalamah.
Baca Juga: Hasil Rekap Laga Final Singapore Open 2023, Dilengkapi Dengan Total Hadiah Pemenang
Dari sifat Allah yang Maha Luas dengan rahmat-Nya, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa Allah memberikan kesempatan bagi setiap muslim untuk selalu optimis.
Meski sebesar dan sebanyak apapun dosa yang telah dilakukan oleh seorang muslim, tetaplah optimis bahwa Allah akan tetap menerimanya, selama dirinya memiliki komitmen yang kuat untuk kembali kepada Allah, ungkapnya.
Menurutnya, taubat dengan penuh kesungguhan adalah satu-satunya rahasia yang bisa meluluhkan hati Allah. Bahkan, disebutkan oleh Ustadz Khalid Basalamah bahwa Allah sangat gembira dengan taubat para hamba-Nya.
Jadi, dari sini setiap muslim hendaknya mulai memahami pentingnya sikap optimis dalam ajaran Islam, ujar Ustadz Khalid Basalamah.
Ustadz Khalid Basalamah mengajak setiap muslim untuk merenungi salah satu perkataan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bisa dijadikan renungan oleh setiap muslim berkenaan dengan sikap optimis.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan bahwa tidak ada penyakit yang menular sendiri dan tidak ada kesialan, serta aku sangat menyukai kata-kata optimis, kata Ustadz Khalid Basalamah.
Baca Juga: FIQIH MENIKAH: Kamu Harus Tahu Hal Ini Sebelum Menjalin Hubungan Kata Ustadz Adi Hidayat
Saat menghadapi suatu permasalahan atau kesulitan, kata Ustadz Khalid Basalamah, sebaiknya kita selalu berusaha mengucapkan ‘Aku bisa’.
Begitu pula dengan para dokter yang berusaha menghibur para pasiennya dengan mengatakan bahwa ‘Insya Allah kamu akan sembuh’, lanjutnya saat mencontohkan sikap optimis lainnya.
Namun, kata Ustadz Khalid Basalamah, perlu diingat bahwa sikap optimis ini tidak berlaku pada hal-hal yang melawan sunnatullah.
Contohnya seperti berharap agar malam atau siang dan laki-laki atau perempuan dihilangkan salah satunya dari kehidupan ini.
Maka, menurut Ustadz Khalid Basalamah, tentu secara sunnatullah, kedua hal tersebut tidak mungkin dicapai dengan sikap optimis.
Pasalnya, Allah telah menciptakan siang dan malam secara berpasang-pasangan.
Baca Juga: Ternyata Ramuan Bahan Alami Ini Bisa Bikin Kulit Awet Muda Dan Bercahaya, Berikut Caranya
Contoh lainnya, yaitu berharap agar seorang muslim bisa menghapus kematian atau kelahiran seseorang.
Maka, menurut Ustadz Khalid Basalamah, sikap optimis semacam itu tidak mungkin. Pasalnya hal tersebut melawan takdir Allah.***