

inNalar.com – Pembahasan kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD kali ini cukup berbeda.
Sistem pembelajaran kelas Bahasa Indonesia murid kelas 6 SD menggunakan Kurikulum Merdeka.
Oleh karena itu, kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia kali ini banyak mengulik isu mutakhir.
Pembahasan tersebut bisa dilihat pada bab 2 halaman 37 dan 38.
Para murid akan diajak membaca dan memahami bacaan artikel berjudul “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”.
Harapannya, para murid bisa mulai mendiskusikan ide-ide seni budaya Indonesia dan mulai mengomparasikan dengan perkembangan budaya populer di dunia.
Sekarang, tengoklah halaman 38. Jika kalian sudah membaca artikel tersebut, kunci jawaban soal diskusi dari teks tersebut bisa dilihat pada bagian berikut ini.
Teks Artikel
Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya
Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata Jepang?
Kemungkinan besar kalian akan menyebutkan sushi, kimono, Doraemon, dan Naruto.
Bagaimana dengan negara Australia? Mungkin kalian akan mengingat Opera House, koala, dan kanguru.
Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 61
Kalau Amerika Serikat disebut, yang ada di benak sebagian besar orang adalah film-film dari Disney atau produksi Hollywood, burger, dan ayam goreng.
Produk budaya yang dikenal oleh masyarakat dunia adalah modal suatu negara untuk melakukan diplomasi lunak (soft diplomacy).
Diplomasi adalah suatu seni dan praktik untuk bernegosiasi yang dilakukan oleh negara atau organisasi.
Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 58
Diplomasi lunak menggunakan cara-cara yang halus untuk memengaruhi opini masyarakat akan suatu negara.
Lawan dari diplomasi lunak adalah diplomasi keras, misalnya dengan menggunakan kekuatan militer.
Salah satu negara yang sangat sukses menjalankan diplomasi lunak adalah Korea Selatan.
Baca Juga: Mencari Kosakata Sulit, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Bab 1 Halaman 20 Kurikulum Merdeka
Pemerintah Korea Selatan secara serius mendukung industri kreatif di negaranya yang disebut hallyu atau gelombang Korea.
Hallyu semakin dikenal di seluruh dunia dari musik pop, tayangan drama, dan film Korea.
Salah satu contohnya adalah grup pop Korea BTS (Bangtan Sonyeondan) yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia yang menyebut dirinya army atau pasukan.
Grup BTS tidak hanya berkontribusi pada perekonomian Korea Selatan dengan penjualan musik, suvnir, atau tiket konser saja.
Tapi juga mampu menaikkan jumlah turis yang ingin mengunjungi Korsel.
Popularitas BTS membuat kelompok ini diundang untuk berpidato mewakili anak-anak muda di markas PBB.
Baca Juga: Tugas Menulis Surat, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 19 20 Kurikulum Merdeka
Presiden Korsel memberikan apresiasi kepada BTS yang sudah menyebarkan budaya Korea ke seluruh dunia.
Kesuksesan Korea Selatan bukan kerja semalam. Sejak tahun 2001, pemerintah Korsel sudah mulai mempromosikan hallyu.
Presiden Korsel waktu itu, Kim Daejung menyebut industri kreatif ini sebagai “industri tanpa cerobong asap.”
Baca Juga: Tugas Menulis Surat, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 19 20 Kurikulum Merdeka
Industri kreatif adalah mesin penggerak ekonomi yang menciptakan nilai tambah dengan investasi dan sumber daya yang lebih sedikit dibandingkan dengan pengembangan industri lainnya.
Hasil kerja keras ini baru bisa dipetik bertahuntahun kemudian.
Misalnya keberhasilan film berbahasa Korea, Parasite, yang memenangkan Oscar, penghargaan insan perfilman yang sangat bergengsi di Amerika Serikat pada tahun 2020.
Bagaimana dengan Indonesia? Apa yang ada di pikiran masyarakat dunia ketika mendengar kata Indonesia?
Kunci Jawaban Halaman 38
Kalian telah membaca artikel “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”di atas.
Sekarang, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman-teman dalam kelompok!
1. Setujukah kalian bahwa budaya populer Korea digemari oleh banyak kalangan di Indonesia?
Jawaban:
Ya, budaya populer Korea, terutama K-pop dan K-drama sangat digemari banyak kalangan masyarakat Indonesia.
Banyak orang Indonesia mengikuti tren grup musik Korea sepert BTS, BLACKPINK, EXO, dan lainnya.
Drama Korea seperti “Crash Landing on You” dan “Descendants of the Sun” juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.
Popularitas budaya Korea ini terlihat dari acara konser, komunitas penggemar, dan produk-produk Korea yang merebak dan kian laris-manis di pasar Indonesia.
2. Apa yang dimaksud dengan istilah ‘industri tanpa cerobong asap’?
Jawaban:
Istilah ‘industri tanpa cerobong asap’ mengacu pada industri yang tidak menghasilkan polusi fisik seperti pabrik industri tradisional.
Industri kreatif termasuk dalam kategori ini karena menghasilkan nilai tambah melalui kreativitas dan inovasi tanpa mencemari lingkungan.
Contoh dari industri kreatif adalah musik, film, seni, dan desain.
Industri ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi dengan modal dan sumber daya yang relatif sedikit dibandingkan industri manufaktur
3. Mampukah Indonesia mengikuti jejak Korea dalam menyebarkan budaya ke seluruh dunia?
Jawaban:
Indonesia mempunyai potensi besar untuk menyebarkan budaya ke seluruh dunia mengingat kekayaan dan keanekaragaman budaya yang dimiliki negeri kita.
Namun, untuk mencapai kesuksesan seperti Korea, Indonesia perlu memperkuat dukungan pemerintah terhadap industri kreatif.
Bersamaan dengan itu, Pemerintah Indonesia dan para pengusaha industrial perlu meningkatkan kualitas produk budaya, dan mempromosikannya secara konsisten di pasar internasional.
Baca Juga: Cerita Tentang Fobia, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 13 14 Kurikulum Merdeka
Penting juga untuk membangun infrastruktur yang mendukung seperti pendidikan seni, fasilitas produksi, dan akses ke pasar global.
4. Menurutmu, apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan ‘diplomasi lunak’?
Jawaban:
Indonesia dapat melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan diplomasi lunak melalui budaya, seperti:
Pertama, perlu adanya dukungan pemerintah yang lebih besar terhadap industri kreatif. Contohnya dalam hal pendanaan, pelatihan, dan promosi internasional.
Kedua, industri kreatif Indonesia perlu mulai memanfaatkan Platform Digital seperti media sosial dan platform streaming untuk memperkenalkan musik, film, dan seni Indonesia ke audiens global.
Ketiga, perlu ada Festival Budaya Internasional yang menampilkan seni, musik, tari, dan kuliner Indonesia di luar negeri.
Keempat, perlu ada kolaborasi dengan artis dan kreator konten internasional untuk menciptakan proyek kolaboratif yang dapat menarik perhatian global.
Terakhir, kita perlu mempromosikan destinasi wisata budaya di Indonesia yang unik dan menarik, sehingga turis tertarik untuk datang dan mengenal budaya Indonesia lebih dekat.***

inNalar.com – Pembahasan kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 6 SD kali ini cukup berbeda.
Sistem pembelajaran kelas Bahasa Indonesia murid kelas 6 SD menggunakan Kurikulum Merdeka.
Oleh karena itu, kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia kali ini banyak mengulik isu mutakhir.
Pembahasan tersebut bisa dilihat pada bab 2 halaman 37 dan 38.
Para murid akan diajak membaca dan memahami bacaan artikel berjudul “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”.
Harapannya, para murid bisa mulai mendiskusikan ide-ide seni budaya Indonesia dan mulai mengomparasikan dengan perkembangan budaya populer di dunia.
Sekarang, tengoklah halaman 38. Jika kalian sudah membaca artikel tersebut, kunci jawaban soal diskusi dari teks tersebut bisa dilihat pada bagian berikut ini.
Teks Artikel
Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya
Apa yang ada di pikiran kalian ketika mendengar kata Jepang?
Kemungkinan besar kalian akan menyebutkan sushi, kimono, Doraemon, dan Naruto.
Bagaimana dengan negara Australia? Mungkin kalian akan mengingat Opera House, koala, dan kanguru.
Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 61
Kalau Amerika Serikat disebut, yang ada di benak sebagian besar orang adalah film-film dari Disney atau produksi Hollywood, burger, dan ayam goreng.
Produk budaya yang dikenal oleh masyarakat dunia adalah modal suatu negara untuk melakukan diplomasi lunak (soft diplomacy).
Diplomasi adalah suatu seni dan praktik untuk bernegosiasi yang dilakukan oleh negara atau organisasi.
Baca Juga: Kunci Jawaban Buku Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka Bab 3 Halaman 58
Diplomasi lunak menggunakan cara-cara yang halus untuk memengaruhi opini masyarakat akan suatu negara.
Lawan dari diplomasi lunak adalah diplomasi keras, misalnya dengan menggunakan kekuatan militer.
Salah satu negara yang sangat sukses menjalankan diplomasi lunak adalah Korea Selatan.
Baca Juga: Mencari Kosakata Sulit, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Bab 1 Halaman 20 Kurikulum Merdeka
Pemerintah Korea Selatan secara serius mendukung industri kreatif di negaranya yang disebut hallyu atau gelombang Korea.
Hallyu semakin dikenal di seluruh dunia dari musik pop, tayangan drama, dan film Korea.
Salah satu contohnya adalah grup pop Korea BTS (Bangtan Sonyeondan) yang memiliki banyak penggemar di seluruh dunia yang menyebut dirinya army atau pasukan.
Grup BTS tidak hanya berkontribusi pada perekonomian Korea Selatan dengan penjualan musik, suvnir, atau tiket konser saja.
Tapi juga mampu menaikkan jumlah turis yang ingin mengunjungi Korsel.
Popularitas BTS membuat kelompok ini diundang untuk berpidato mewakili anak-anak muda di markas PBB.
Baca Juga: Tugas Menulis Surat, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 19 20 Kurikulum Merdeka
Presiden Korsel memberikan apresiasi kepada BTS yang sudah menyebarkan budaya Korea ke seluruh dunia.
Kesuksesan Korea Selatan bukan kerja semalam. Sejak tahun 2001, pemerintah Korsel sudah mulai mempromosikan hallyu.
Presiden Korsel waktu itu, Kim Daejung menyebut industri kreatif ini sebagai “industri tanpa cerobong asap.”
Baca Juga: Tugas Menulis Surat, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 19 20 Kurikulum Merdeka
Industri kreatif adalah mesin penggerak ekonomi yang menciptakan nilai tambah dengan investasi dan sumber daya yang lebih sedikit dibandingkan dengan pengembangan industri lainnya.
Hasil kerja keras ini baru bisa dipetik bertahuntahun kemudian.
Misalnya keberhasilan film berbahasa Korea, Parasite, yang memenangkan Oscar, penghargaan insan perfilman yang sangat bergengsi di Amerika Serikat pada tahun 2020.
Bagaimana dengan Indonesia? Apa yang ada di pikiran masyarakat dunia ketika mendengar kata Indonesia?
Kunci Jawaban Halaman 38
Kalian telah membaca artikel “Seni sebagai Kekuatan Diplomasi Budaya”di atas.
Sekarang, diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut dengan teman-teman dalam kelompok!
1. Setujukah kalian bahwa budaya populer Korea digemari oleh banyak kalangan di Indonesia?
Jawaban:
Ya, budaya populer Korea, terutama K-pop dan K-drama sangat digemari banyak kalangan masyarakat Indonesia.
Banyak orang Indonesia mengikuti tren grup musik Korea sepert BTS, BLACKPINK, EXO, dan lainnya.
Drama Korea seperti “Crash Landing on You” dan “Descendants of the Sun” juga sangat digemari oleh masyarakat Indonesia.
Popularitas budaya Korea ini terlihat dari acara konser, komunitas penggemar, dan produk-produk Korea yang merebak dan kian laris-manis di pasar Indonesia.
2. Apa yang dimaksud dengan istilah ‘industri tanpa cerobong asap’?
Jawaban:
Istilah ‘industri tanpa cerobong asap’ mengacu pada industri yang tidak menghasilkan polusi fisik seperti pabrik industri tradisional.
Industri kreatif termasuk dalam kategori ini karena menghasilkan nilai tambah melalui kreativitas dan inovasi tanpa mencemari lingkungan.
Contoh dari industri kreatif adalah musik, film, seni, dan desain.
Industri ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap ekonomi dengan modal dan sumber daya yang relatif sedikit dibandingkan industri manufaktur
3. Mampukah Indonesia mengikuti jejak Korea dalam menyebarkan budaya ke seluruh dunia?
Jawaban:
Indonesia mempunyai potensi besar untuk menyebarkan budaya ke seluruh dunia mengingat kekayaan dan keanekaragaman budaya yang dimiliki negeri kita.
Namun, untuk mencapai kesuksesan seperti Korea, Indonesia perlu memperkuat dukungan pemerintah terhadap industri kreatif.
Bersamaan dengan itu, Pemerintah Indonesia dan para pengusaha industrial perlu meningkatkan kualitas produk budaya, dan mempromosikannya secara konsisten di pasar internasional.
Baca Juga: Cerita Tentang Fobia, Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 1 Halaman 13 14 Kurikulum Merdeka
Penting juga untuk membangun infrastruktur yang mendukung seperti pendidikan seni, fasilitas produksi, dan akses ke pasar global.
4. Menurutmu, apa yang dapat dilakukan Indonesia untuk melakukan ‘diplomasi lunak’?
Jawaban:
Indonesia dapat melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan diplomasi lunak melalui budaya, seperti:
Pertama, perlu adanya dukungan pemerintah yang lebih besar terhadap industri kreatif. Contohnya dalam hal pendanaan, pelatihan, dan promosi internasional.
Kedua, industri kreatif Indonesia perlu mulai memanfaatkan Platform Digital seperti media sosial dan platform streaming untuk memperkenalkan musik, film, dan seni Indonesia ke audiens global.
Ketiga, perlu ada Festival Budaya Internasional yang menampilkan seni, musik, tari, dan kuliner Indonesia di luar negeri.
Keempat, perlu ada kolaborasi dengan artis dan kreator konten internasional untuk menciptakan proyek kolaboratif yang dapat menarik perhatian global.
Terakhir, kita perlu mempromosikan destinasi wisata budaya di Indonesia yang unik dan menarik, sehingga turis tertarik untuk datang dan mengenal budaya Indonesia lebih dekat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi