Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Hlm. 20 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi: Kalimat Definisi dan Deskripsi (Part 2)

inNalar.com – Artikel ini merupakan kunci jawaban latihan soal Bahasa Indonesia edisi revisi Kurikulum Merdeka untuk murid kelas 10 SMA.

Kunci jawaban ini berfokus menjawab latihan soal yang ada di halaman 20, yaitu mencari kalimat definisi dan kalimat deskripsi dalam teks bahasa Indonesia.

Pada artikel kunci jawaban sebelumnya, telah diungkap kalimat definisi dan kalimat deskripsi dalam Teks “Kunang-Kunang”.

Baca Juga: Menolak Lupa, Daerah Terpencil di Kulon Progo, Yogyakarta Ini Dulunya Primadona Tambang Mangan Dunia

Masih pada soal yang sama di halaman 20, bocoran jawaban ini akan mengulik jawaban yang ada dalam teks “Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang.”

Pastikan kalian memahami perbedaan antara kalimat definisi dan kalimat deskripsi terlebih dahulu agar dapat menjelaskan alasan rinci di balik jawabannya.

Tanpa berlama, yuk simak kunci jawaban latihan soal yang ada di halaman 20.

Baca Juga: 1,93 Juta Ha Lahan Kalimantan Selatan ‘Disulap’ Jadi Konsesi Harta Karun, ‘Hutan Keramat’ Suku Dayak Terancam?

Teks berjudul “Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang” bisa kalian buka di halaman 13 dan 14.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 20

Instruksi:
Carilah kalimat definisi dan deskripsi pada teks “Kunang-Kunang yang Perlahan Menghilang”!

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 SMA Halaman 20 Edisi Revisi Kurikulum Merdeka: Kalimat Definisi dan Deskripsi

Jawaban:

Kalimat Definisi
1. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Bioscience menyatakan kunang-kunang menghadapi ancaman kepunahan.

Penjelasan:
Baris di atas menyatakan tentang kondisi adanya ancaman kepunahan kunang-kunang saat ini.

Baca Juga: Tak Seperti Gunung Merapi, Gunung Api Purba di Wonosari, Yogyakarta Ini Rupanya Dulu Adalah…

2. Kunang-kunang Malaysia (Pteroptyx tener), yang terkenal karena panjangnya, harus kehilangan habitatnya untuk berkembang biak di kawasan bakau karena dikonversi menjadi perkebunan sawit dan pertanian budidaya.

Penjelasan:
Baris di atas menyatakan bahwa kunang-kunang Malaysia memiliki habitat khusus di kawasan bakau.

3. Banyak kunang-kunang mengandalkan bioluminescence, reaksi kimia di dalam tubuh mereka yang memungkinkan untuk menyala saat menemukan dan menarik pasangan.

Penjelasan:
Baris di atas mendefinisikan bioluminescence dan perannya bagi kunang-kunang.

Kalimat Deskripsi
1. Penyebab pertama kepunahan kunang-kunang adalah hilangnya habitat hidup kunang-kunang.

Baca Juga: VIRAL! Saipul Jamil Diduga Pamer Alat Kelamin ke Cowok Lewat Video Call, Korban Beberkan Kronologinya

Penjelasan:
Baris di atas menjelaskan tentang salah satu penyebab kepunahan kunang-kunang.

2. Penggunaan cahaya buatan pada malam hari, yang makin marak seabad terakhir, adalah ancaman paling serius kedua bagi kunang-kunang.

Penjelasan:
Baris di atas menggambarkan bagaimana cahaya buatan menjadi ancaman bagi kunang-kunang.

Baca Juga: Rp 27,48 Triliun Sia-sia? Tol Solo-Yogyakarta-Kulonprogo Dibayangi 7 Risiko Mangkrak

3. Tingkat kecerahan di bumi mengalami peningkatan sebesar 23 persen.

Penjelasan:
Menjelaskan kondisi peningkatan kecerahan yang memengaruhi kunang-kunang.

4. Penggunaan insektisida juga berperan dalam penurunan populasi kunang-kunang.

Penjelasan:
Menggambarkan salah satu faktor yang menurunkan populasi kunang-kunang.

5. Di Jepang, Taiwan, dan Malaysia, misalnya, meningkatnya angka wisatawan yang mencapai 200 ribu pengunjung membuat populasi kunang-kunang menurun.

Penjelasan:
Baris di atas mendeskripsikan bagaimana pariwisata memengaruhi populasi kunang-kunang.

6. Di Thailand, peneliti juga mengatakan bahwa lalu lintas perahu motor di sepanjang sungai bakau telah menumbangkan pohon dan mengikis tepi sungai serta menghancurkan habitat kunang-kunang.

Penjelasan:
Baris di atas menggambarkan dampak negatif lalu lintas perahu motor terhadap habitat kunang-kunang.

7. Sementara itu, spesies yang tidak dapat terbang diinjak-injak oleh wisatawan di Carolina Utara dan Nanacampila di Meksiko.

Penjelasan:
Baris di atas menjelaskan kerusakan fisik yang dialami kunang-kunang akibat aktivitas wisatawan.***

Rekomendasi