
inNalar.com – Tahun 1996 merupakan periode waktu yang mana banyaak tersebar uang koin kecil namun dengan nominal besar.
Momen ini disebabkan karena saat itu jabatan presiden diduduki oleh Soeharto, yang mana terjadi inflasi besar-besaran karena nominal uang kurang sesuai.
Segala jenis uang mulai dari yang berbahan logam seperti koin sampai ke kertas, semuanya memiliki nilai tukar tidak sepadan.
Meskipun begitu masih banyak masyarakat yang mencintai barang kuno ingin memiliki benda dari masa Presiden Soeharto.
Salah satunya adalah koin logam Rp50 dengan warna kuning di setiap bagian depan dan belakang benda tersebut.
Jika kalian tahu, sampai saat ini benda tersebut masihlah diburu oleh beberapa masyarakat Indonesia sebagi koleksi langka.
Bentuknya yang pipih dan kecil akan membuat kita kesulitan jika menaruhnya di tempat sembarangan.
Mata uang jadul ini mempunyai desain simple dengan 2 gambar mencolok yang berbeda di kedua sisinya.
Salah satu sisinya menggambarkan hewan langka dari Indonesia yang sudah terancam punah yaitu satwa Komodo.
Baca Juga: Inilah Kriteria Uang Bernomor Seri Cantik, Harganya di Kalangan Kolektor Bisa Tembus Fantastis
Sedangkan untuk bagian sisi lainya, Bank Indonesia mengukir gambar burung garuda sebagai pertanda bahwa koin tersebut berasal dari Indonesia.
Untuk tulisan Rp50 terletak di bagian atas ukiran hewan Komodo sebagai pertanda besaran nominal nilai tukarnya.
Sampai saat ini harga yang ditawarkan oleh para kolektor terkait uang logam tersebut masih berkisar diantara Rp 50 ribu.
Harga tersebut diberikan para kolektor untuk setiap 1 keping yang akan dijual nantinya oleh pemilik asli.
Namun, jika kalian memiliki lebih dari satu keping disarankan untuk membuat satu bundle besar yang berisi banyak recehan.
Hal tersebut akan menjadikan harga yang kalian berikan kepada kolektor bisa semakin tinggi dibanding dengan harga satuan keping.
Biasanya dalam 1 bundle besar para pengkoleksi barang antik akan membayarkan sekitar 1 juta rupiah kepada kalin.
Meskipun sampai sekarang kepingan logam Rp50 sudah tidak diproduksi lagi, banyak masyarakat yang masih memilikinya dirumah.
Karena umur dari koin tersebut belum mencapai umur lebih dari 30 tahun dan masih banyak orang tua kita yang masih menyimpanya.
Kalian bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjual kepingan Rp50 di tempat koleksi barang antik maupun marketplace.
Jadi butuh alasan apalagi untuk tidak menjual barang antik yang kalian miliki? barang yang tidak terpakai namun bisa berharga di mata orang lain.***(Wahyu Adji Nugraha)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi