

InNalar.com – Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu telah memiliki bandara baru.
Tepatnya, bandar udara tersebut berada di Kabupaten Ende, yang telah beroperasi sejak April 2023 seperti yang dilansir dari laman resmi Pemkab Ende.
Hal ini tentu akan mendukung pariwisata sekitar, karena wilayah tersebut berada di pulau Flores.
Bagi yang merasa asing, di pulau tersebut terdapat wisata di Labuan Bajo, yang merupakan adanya pulau Komodo.
Selain itu, terdapat pula Wae Rebo yang disebut sebagai desa di atas awan karena berada di ketinggian 1.200 mdpl.
Satu hal yang menarik saat berkunjung ke Wae Rebo adalah dapat memandang indahnya milky way saat cuaca cerah.
Sebab itulah dengan adanya bandar udara ini maka juga dapat mendukung pariwisata yang ada di pulau Flores.
Akan tetapi, lapangan terbang ini belum dapat melayani penerbangan internasional, karena merupakan bandar udara domestik.
Meskipun begitu, pembangunan bandar udara ini pun cukup cepat, karena dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun.
Saat beroperasi pada April 2023 kemarin, diketahui bandar udara ini memiliki landasan pacu sepanjang 1.650 meter.
Namun, ditargetkan nantinya bandar udara ini akan memiliki landasan pacu hingga 2000 meter.
Sedangkan dalam membangun bandar udara di kabupaten Ende, anggaran yang dikucurkan yaitu sebanyak Rp85 miliar.
Saat ini bandar udara di daerah NTT ini berdiri di lahan seluas 114 hektar.
Sekedar informasi, gedung terminal yang dimiliki pada bandar udara ini merupakan yang terbesar di pulau Flores.
Pasalnya gedung terminal yang dipunyai bandar udara ini memiliki 2 lantai dan fasilitas-fasilitas yang cukup lengkap.
Baca Juga: Proyek Jembatan Terpanjang Senilai Rp500 Miliar di NTB Pengerjaannya Malah Molor, Alasannya…
Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu disabilitas, ruang tunggu eksklusif, pojok laktasi (ruangan ibu menyusui/nursery) tempat ibadah, dan sentra UMKM.
Sementara daya tampung dari terminal ini adalah 250 hingga 300 penumpang per hari.
Sebagai tambahan, nama dari bandar udara di kabupaten Ende ini menariknya memiliki 3 sebutan.
Nama tersebut adalah Bandara Ende, Bandara Ippi, dan Bandara Haji Hasan Aroeboesman. ***