Kucurkan Rp1,9 Triliun, Bendungan Manikin di NTT Dibangun di Bekas Kawasan Hutan, Dukung Potensi PLTMH 0,13 Mega Watt

inNalar.com – Kementerian PUPR terus mengebut penyelesaian Bendungan Manikin di NTT.

Bendungan Manikin ini sendiri ada di Desa Kuaklalo, Kecamatan Taebenu, Kupang, NTT.

Proyek tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2019 lalu serta ditargetkan selesai pada November 2024 mendatang.

Baca Juga: Catatkan Cuan Gede, Saham Emiten Konstruksi BUMN Pemborong Proyek PLTU Amurang di Sulawesi Utara Masuk Top Gainers: Melejit Sampai 27,1 Persen!

Adapun anggaran yang dihabiskan hingga Rp1,9 triliun lewat 2 paket pekerjaan.

Adenan Rasyid selaku Direktur Bendungan dan Danau Ditjen SDA mengatakan bahwa seluruh bangunan tersebut dibangun di atas eks kawasan hutan.

Adapun pembebasannya memang sempat terkendala.

Baca Juga: Bantu Nelayan Melaut, Mega Proyek Pelabuhan Rp43 Triliun di Jawa Barat Hadirkan Pelatihan Bagi Para Pelaut, Programnya…

Akan tetapi, untuk proses konstruksinya tetap terus dilaksanakan. Menurutnya, masyarakat setempat cukup kooperatif.

Konstruksi bendungan ini sendiri telah melalui tahap saluran pengambilan intake seluas 350 hektare.

Kemudian penggalian saluran pengelak sekitar 800 meter lebih dan 300 meter.

Baca Juga: Jadwal BWF World Tour Finals 2023 Hari Ketiga: Big Match Anthony Ginting vs Viktor Axelsen

Nantinya Bendungan Manikin dapat menampung kapasitas hingga 28,29 juta m3.

Air yang ditampung ini dapat dipakai sebagai sumber air baku 700 liter per detik.

Sumbernya bisa digunakan untuk mengaliri Kota Kupang dan kabupaten setempat yang kekeringan.

Baca Juga: Bagas-Fikri Ungkap Biang Kerok Kalah Memalukan di BWF World Tour Finals 2023

Pembangunan infastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan daerah irigasi Manikin seluas 560 ha.

Selain itu, kehadirannya juga dapat mendukung potensi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTMH sebesar 0,13 MW.

Proyek ini juga dapat mereduksi banjir sampai 331 m3 per detik atau setara dengan 62 persen.

Baca Juga: Berumur 33 Tahun, Tambang Emas dan Tembaga di Sumbawa NTB Ini Sumbang 85 Persen Pendapatan Kabupaten

Melansir dari laman PUPR, Wakil Ketua Komisi V DPR RI M. Iqbal mengatakan bahwa proyek ini harus dibangun dengan baik agar selesai tepat waktu.

Tujuannya adalah untuk mendukung ketahanan pangan, ketersediaan air minum, dan pertanian di Kupang dan sekitarnya.

Bendungan Manikin nantinya ditargetkan dapatsegera melakukan impounding dan peresmian tahun 2024 mendatang.***

 

Rekomendasi