Kucurkan Rp 82,98 Miliar, Rusunawa dengan 6 Tower di Kalimantan Utara Ini Dibangun Selama 4 Tahun, Lokasinya…

inNalar.com – Pembangunan rusun menjadi salah satu cara alternatif untuk meningkatkan kualitas penduduk, tak terkecuali di Kalimantan Utara.

Dalam hal ini, PUPR telah membangun rumah susun sewa (Rusunawa) sebanyak 728 tower yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Utara.

Peningkatan pembangunan rusun terus dilakukan, di mana pembangunan yang dimulai pada tahun 2015 ini ditambahkan dengan 137 tower pada tahun 2019.

Dilansir inNalar.com dari laman pu.go.id, total unit dalam tower Rusunawa Kalimantan Utara dalam kurun waktu 4 tahun telah mencapai 44.893 unit.

Baca Juga: Jadi Penghasil Minyak Bumi, Pulau di Kalimantan Utara Ini Malah Ingin Jadi Pulau Terluar, Apa Alasannya?

Hitungan tersebut sudah termasuk 6 tower Rusunawa dengan total 224 unit yang dibangun dari tahun 2015 hingga 2019 dan tersebar di berbagai daerah Kalimantan Utara.

Rusunawa di Kalimantan Utara ini dibangun untuk menyediakan hunian layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pekerja, nelayan, hingga mahasiswa.

Selain itu, Rusunawa tersebut juga diperuntukkan bagi para pegawai pemerintah Kalimantan Utara, TNI, serta Polri.

Jumlah penghuni di rusun tersebut diperkirakan dapat menampung sebanyak 1.064 orang, di mana total anggaran yang dihabiskan mencapai 82,98 miliar Rupiah untuk seluruh pembangunannya.

Baca Juga: Bak Pindah ke Zaman Kolonial, Pabrik Gula di Situbondo Ini Disebut Terunik di Dunia oleh Tokoh Belanda!

Secara rinci, pada tahun 2015, dibangun Rusunawa dengan luas 45 meter persegi per unit dan terdiri dari 3 lantai menggunakan dana 13,94 miliar Rupiah.

Kemudian, Rusunawa kembali dibangun di Tarakan pada tahun 2017 dengan kapasitas 140 orang menghabiskan anggaran 13,38 miliar Rupiah.

Selanjutnya, Rusunawa ketiga di Kalimantan Utara dibangun di Bulungan sebanyak 35 unit dengan tinggi 3 lantai yang dapat menampung 140 orang.

Rusunawa lain dibangun dengan kapasitas 168 orang, di mana masing-masing menghabiskan anggaran 15,36 miliar dan 12,64 miliar.

Baca Juga: Pengeboran Gunung Slamet! Kini Jawa Tengah Miliki Pembangkit Listrik Panas Bumi yang Telan 880 USD, Bahayakah?

Terakhir, pada tahun 2019 dibangun Rusunawa yang ketiga di Tarakan dengan total biaya mencapai 19 miliar Rupiah.  

Tidak tanggung-tanggung, fasilitas Rusunawa Kalimantan Utara ini terbilang lengkap, di mana sudah tersedia air bersih, drainase, listrik, serta perabot seperti lemari dan tempat tidur.

Dengan adanya pembangunan Rusunawa ini, diharapkan masyarakat Kalimantan Utara dapat hidup lebih mudah dan sejahtera.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]