

inNalar.com – Pembangunan jembatan di Kalimantan Timur memiliki fungsi sebagai penghubung perkampungan yang ada disana.
Selain itu pembangunan infrastruktur jembatan di Kalimantan Timur juga dapat memudahkan akses perjalanan sehingga dapat menumbuhkan perekonomian.
Tentunya juga termasuk ke dalam bentuk pemerataan pembangunan infrastruktur yang nantinya dapat dinikmati dan juga dirasakan oleh penduduk yang ada di Kalimantan Timur.
Pembangunan yang dilakukan merupakan pembangunan Jembatan Sungai Nibung, letak dari jembatan tersebut berada di Kampung Kadungan Jaya.
Jembatan yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh penduduk yang ada di sana akhirnya menemukan titik terang.
Adanya pembangunan kembali jembatan tersebut yang sempat terhenti hingga pada tahun 2023 ini pembangunannya tidak selesai alias mangkrak.
Infrastruktur jembatan merupakan akses ayang yang sangat penting dan juga memudahkan selain memudahkan akses juga dapat mempersingkat waktu perjalanan.
Bahkan pembangunan jembatan juga dapat memberikan dampak yang positif seperti pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.
Pembangunan infrastruktur jembatan di Kalimantan Timur sudah dilakukan sejak tahun 2014 tahun yang lalu.
Anggaran yang sudah dikucurkan untuk proses pembangunan jembatan tersebut awalnya memiliki nilai pagu hingga mencapai Rp 58,7 miliar.
Biaya tersebut digunakan untuk aktivitas dari pembangunan Jembatan Sungai Nibung yang terletak di Kalimantan Timur.
Nilai kontrak yang telah disetujui untuk pengerjaan pembangunan sebuah infrastruktur jembatan sebagai mempermudah akses jalan sebesar Rp 57,9 miliar.
Biaya yang digelontorkan tersebut digunakan untuk pemancangan pada pondasi yang terdapat dua pilar utama.
Selanjutnya pada tahun 2024 nantinya PUPR melanjutkan untuk mengalokasikan anggaran nominalnya sebesar Rp 104 miliar.
Dilansir dari Pemkab Kutai Timur, total keseluruhan anggaran Rp202,6 miliar alokasi anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan rangka jembatan, dan juga aksesoris jembatan, serta sebagai jalan pendekat.***