Kreatif! Pertamina Buat PLTS Berkapasitas 6,54 Watt Peak di TPA3S untuk Kelola Sampah, Lokasinya di…

inNalar.com – Pemerintah menargetkan Net Zero Emission di tahun 2060 mendatang dan oleh karena itu, pemerintah membangun berbagai infrastruktur pendukung.

Salah satu infrastruktur pendukung target tersebut adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS.

Pembangunan salah satu PLTS ini diprakarsai oleh PT Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga. Uniknya PLTS ini terletak di TPA3S.

Baca Juga: PLTS Terapung Raksasa Seluas 200 ha di Cirata Purwakarta Bakal Rampung, Senilai Rp1,7 T dan Terbesar se-ASEAN?

Dilansir inNalar.com dari instagram/mediaindonesia, pembangunan PLTS ini merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari.

Sebagai informasi, program Desa Energi Berdikari berperan dalam pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Lalu, program ini juga berdampak bagi perkonomian 3.021 kepala keluarga dengan total multiper effect sebesar Rp 1,8 miliar per tahun.

Baca Juga: Unjuk Kebolehan Lompat Batu 2 Meter, Siswa SMAN 1 Lahusa Tuai Decak Kagum Netizen, Tradisi dari…

Pembangunan PLTS oleh PT Pertamina ini berlokasi di Desa Adat Kedonganan Bali.

Selain itu pembangkit listrik, PLTS di Desa Adat Kedonganan ini juga mendukung aktivitas TPS3R KNR.

Pembangunan PLTS ini merupakan wujud komitmen dari PT Pertamina untuk memberdayakan masyarakat agar ekselerasi transisi energi terbarukan yang merata hingga ke daerah pelook.

Baca Juga: Mengenal Uniknya Desa Tuli di Bengkala, Mayoritas Penduduknya Berkomunikasi Pakai Bahasa Isyarat, Kok Bisa?

Hal tersebut berguna untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Kedonganan, Bali.

PLTS ini turut mendukung kebutuhan listrik operasional Tempat Pembuangan Sampah Reduce-Reuse-Recycle di Desa Adat Kedonganan.

PLTS di desa Kedonganan ini memiliki kapasitas mencapai 6,54 Watt Peak dan 10 Watt Hour tiap tahunnya.

Baca Juga: Keputihan Tak Kunjung Sembuh Sampai Berwarna Hijau, Ini Pemicu Utama Menurut dr Zaidul Akbar

Dengan beroperasinya PLTS di TPA3S ini, diharapkan dapat mengurangi emisus hingga 8.502 Kg CO2eq.

Selain itu, PLTS ini juga digadang-gadang dapat menghemat biaya listrik hingga Rp15 juta per tahun.

Pembangunan PLTS ini dibangun di atas lahan yang sangat luas dan lokasinya di dekat pantai.***

 

Rekomendasi