

inNalar.com – Kram sering kali terjadi ketika seseorang sedang melakukan sesuatu.
Namun, apakah kram itu merupakan sebuah penyakit atau mungkin peringatan dari tubuh?
Kram yang terasa menyakitkan itu membutuhkan adanya pengobatan. Kram bisa diobati apabila telah diketahui penyebabnya.
Baca Juga: Ternyata Ada Penawar Penyakit di Tubuh Manusia yang Mudah Ditemui, dr Cahyono Ungkap Rahasianya
Maka dari itu berikut penjelasan dr Cahyono seputar kram.
dr Cahyono menjawab dari putaran YouTube di channel AN NABAWI TV bahwa kram merupakan Alarm tubuh.
Alarm tubuh juga dapat dikatakan sebagai peringatan dari tubuh.
“Kram itu penyakit atau bukan? Kram itu bukan penyakit, itu adalah alarm tubuh. Jadi yang harus dicari tahu adalah penyebabnya kram,” kata dr Cahyono.
Dr Cahyono menjelaskan bahwa penyebab sakit kram itu karena ketidakmampuan tubuh dalam melakukan detoksifikasi, tingginya radikal bebas, asam laktat naik, mengganggu sistem saraf mikro dan pembuluh darah mikro.
Belum lagi kram cenderung dirasakan terhadap orang tua meskipun tidak jarang anak muda yang dapat merasakan kram.
Baca Juga: Bang Madun Pemilik Warung Nyak Kopsah dan Codeblu Berdamai, Kini Farida Nurhan Malah Dirujak Netizen
Mengapa kram terjadi pada orang tua?
“Karena pada usia tua itu organ ginjal, organ liver, mulai menurun fungsinya untuk melakukan detoksifikasi. Itu salah satu alarm yang muncul kalau di bagian saraf dan otot kram,” jawab dr Cahyono.
Hal-hal seperti kelelahan, kurangnya beristirahat, makan makanan yang kurang bagus seperti goreng-gorengan hingga kurang mengonsumsi air putih.
Dapat menyebabkan terjadinya kram.
Kemudian cara pengobatan kram yang merupakan alarm tubuh adalah dengan merubah gaya hidup atau lifestyle.
Gaya hidup yang keliru dapat diperbaiki dengan memperbanyak memberi nutrisi pada tubuh.
Memperbanyak nutrisi bisa dilakukan dengan cara cukup minum air putih, makan buah-buahan, istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur.
Dikatakan bahwa di usia tua yang sering mengalami kram, diharuskan melatih otot terus-menerus agar lebih lentur.
“Karena pada penderita usia tua, pembuluh darah maupun saraf itu sudah mulai kaku,” terang dr Cahyono.
Namun, dr Cahyono juga mengatakan bahwa bisa saja penyebab sakit kram karena adanya saraf terjepit.
dr Cahyono pun menceritakan tentang pasien yang kakinya sering mengalami kram.
Lalu, penyebab kram tersebut dikarenakan saraf yang terjepit di daerah lumbar tiga, empat, dan lima.
Demikian salah satu contoh bahwa penyebab sakit kram juga bisa disebabkan oleh saraf yang terjepit.
Adapun kram adalah termasuk golongan alarm tubuh menurut dr Cahyono sebagaimana yang telah dijelaskan.*** (Niken Nareswati)