Kontak Pertama dengan Alien Timbulkan Pro dan Kontra, Untungkan Manusia atau Malah Sebabkan Genosida?

inNalar.com – Keberadaan alien di dunia ini memang masih diteliti oleh para ilmuwan hingga saat ini.

Meskipun beberapa berpendapat kalau alien itu tidak nyata, namun, hingga zaman modern ini sudah banyak temuan-temuan menarik yang diperkirakan adalah milik para alien.

Sebagai contohnya saja beberapa kemunculan benda aneh mirip UFO di langit Amerika Serikat.

Baca Juga: Kampung Tradisional di Pegunungan Meratus Kalimantan Selatan Ini Akses Jalannya Ekstrem, Harus Melewati…

Lalu, bagaimana kalau ternyata alien itu nyata? Seandainya alien itu memang ada, apakah akan berdampak pada kehidupan manusia di bumi?

Dilansir inNalar.com dari SPACE, apabila muncul bukti nyata tentang keberadaan alien, maka manusia di bumi ini akan menghadapi sebuah paradigma bersejarah.

Sebuah tim yang bekerja sama dengan Berkeley SETI Research Center menganggap jika kontak pertama dengan alien bukan merupakan peristiwa yang penting, melainkan sebagai proses panjang yang sudah dimulai sejak dahulu.

Baca Juga: Kampung Unik di Jawa Barat Ini Masyarakatnya Menggunakan 9 Bahasa, Ada yang Bisa Tebak Di mana?

Lalu, apabila kontak pertama terjadi, siapa yang akan bertanggung jawab melakukan kontak pertama ini?

Seperti yang sudah diketahui selama ini, hampir seluruh penelitian, penemuan, atau usaha yang dilakukan untuk mengungkapkan hal-hal yang ada di luar angkasa, dilakukan oleh NASA.

Dengan NASA yang memimpin pesan dari bumi ke luar angkasa, sebagian besar aktivitas seputar komunikasi akan dilakukan oleh sebuah program bernama SETI atau The Search for Extraterrestrial Intelligence.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Liger dan Tigon, Hasil Mashup Kucing Besar yang Seharusnya Tidak Ada di Dunia

SETI sendiri merupakan sebuah kumpulan dari para ilmuwan yang memiliki berbagai upaya penelitian.

Meskipun ada tim nyata yang dibentuk untuk mencari bukti nyata atau bahkan melakukan kontak pertama dengan alien, namun, tetap saja hal ini masih menimbulkan pro dan kontra.

Argumen dari kontak pertama antara alien dan manusia ini dapat dilihat pada sejarah manusia sendiri.

Pada zaman dulu, kolonial Eropa membuat kontak pertama dengan masyarakat asli benua Amerika.

Namun, bagaimana hasilnya? Terjadi genosida pada masyarakat asli Amerika, perbudakan, dan hancurnya peradaban asli Amerika.

Hal ini terjadi karena kolonial Eropa berpikir bahwa masyarakat asli Amerika merupakan orang kurang maju karena kurangnya kemampuan menulis yang mereka miliki.

Karena itu, beberapa peneliti yang bekerja sama dengan SETI ini menetapkan pikiran mereka untuk terus waspada.

Pemikiran bahwa peradaban alien yang tidak manusia ketahui adalah peradaban yang cerdas merupakan sebuah pemikiran yang berbahaya.

Mirip dengan bagaimana kolonial Eropa ketika melakukan kontak dengan masyarakat asli Amerika, ada kemungkinan kontak pertama dengan alien ini justru akan membahayakan manusia atau mengarah ke kolonisasi alien terhadap manusia.

Kemungkinan lainnya adalah sebaliknya, bukan manusia yang akan menghadapi kesulitan, namun alien lah yang akan berada di ujung kehancuran.***

Rekomendasi