Konferensi Asia Afrika di Bandung Diperingati Pada Tanggal 18 April, Simak Sejarah Singkatnya


inNalar.com
– Konferensi Asia-Afrika di Bandung setiap tahunnya diperingati pada tanggal 18 April. Dan tahun ini bertepatan pada hari Senin,18 April 2022.

Konferensi tersebut dikenal dengan Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika yang biasanya disingkat dengan KTT Asia Afrika atau KAA atau kadang juga disebut Konferensi Bandung.

Festival tahunan yang telah diadakan sejak 2015 untuk memperingati Konferensi Asia Afrika kembali diadakan untuk merayakan KAA ke-67.

Baca Juga: Hari Hemofilia Sedunia 2022: Simak Pengertian Penyakit Hemofilia, Lengkap dengan Gejalanya

Kepala Museum Konferensi Asia Afrika, Dahlia Kusuma Dewi memaparkan tema Konferensi Asia Afrika ke-67 tahun 2022. KAA tahun 2022 mengusung tema Pulih Bersama Bangkit Perkasa.

Tema ini hadir sebagai pengenalan kepada publik tentang peringatan Konferensi Asia Afrika sekaligus komitmen dari Museum KAA dalam mengemban visi untuk melestarikan nilai-nilai KAA yang bersumber dari Dasasila Bandung hasil kesepakatan para pemimpin Asia dan Afrika pada 1955 silam di Kota Bandung.

“Tema KAA tahun ini Pulih Bersama Bangkit Perkasa, mengusung semangat pulih dari pandemi Covid-19,” terangnya.

Baca Juga: Ruben Onsu Wajib Bayar Ganti Rugi Rp.100 Miliar Usai Kalah dalam Sidang Sengketa Brand Ayam Geprek

Selain itu, akan diselenggarakan pengibaran 109 bendera negara peserta KAA dan bendera PBB, jamuan teh petang bersama saksi sejarah KAA.

Termasuk peluncuran prangko peringatan 67 tahun KAA, peluncuran komik dan maskot KAA, dan konser sahabat Museum KAA.

Konferensi Asia Afrika awalnya diselenggarakan oleh lima negara, yakni Indonesia, Myanmar, Sri Lanka, India, dan Pakistan dikarenakan kondisi perang dingin usai perang dunia ke-II yang masih menjadi polemik internasional terlebih untuk wilayah Asia Afrika yang kebanyakan bekas jajahan Eropa atau Amerika.

Baca Juga: Hari Zeni Diperingati pada 15 April 2022: Simak Sejarah dan Rekam Perjuangannya Menumpas Penjajah dan PKI

Demi menciptakan rasa solidaritas serta menjalin persatuan maka diadakan Konferensi Asia Afrika di Gedung Merdeka, Bandung.

Konferensi Asia Afrika membuahkan hasil berupa 10 poin yang kemudian disebut sebagai Dasasila Bandung yang menjadi cikal bakal negara non-blok yang diprakarsai oleh Indonesia, India, Mesir, Ghana, Sri Lanka, dan Yugoslavia.

Dari informasi yang dihimpun inNalar.com, Peringatan Konferensi Asia Afrika tahun ini berfokus pada 5 hal berikut,

1. Mendukung kemerdekaan Palestina
2. Mendorong pengakuan negara-negara Asia Afrika
3. Rekonstruksi Gaza
4. Meluluskan Palestina menjadi anggota PBB
5. Penguatan kemitraan strategis baru Asia Afrika

***

Rekomendasi