

inNalar.com – Palopo adalah salah satu kota di Provinsi Sulawesi Selatan dengan mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.
Penyebaran agama Islam di Palopo telah ada sejak 400 tahun yang lalu.
Hal tersebut dapat dilihat dari masjid tertua yang ada di Palopo, Sulawesi Selatan.
Masjid tertua di Palopo, Sulawesi Selatan dikenal dengan nama Masjid Jami Tua Palopo.
Secara administratif, masjid ini berlokasi di Jl. Andi Djemma No.88, Batupasi, Kec. Wara Utara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Dilansir inNalar.com dari DJKN Kemenkeu, masjid Jami Tua Palopo adalah masjid peninggalan Kerajaan Luwu.
Baca Juga: Kokoh Sejak Tahun 1762, Masjid Bersejarah di Riau Ini Sempat Mengalami Perobakan Total, Akibatnya…
Masjid ini dibangun oleh Raja Kerajaan Luwu yang bernama Datu Payung Luwu XVI Pati Pasaung Toampanangi Sultan Abdullah Matinroe.
Menjadi peninggalan kerajaan Luwu, masjid Jami Tua Palopo telah rampung pembangunannya pada tahun 1604.
Pembangunan masjid Jami Tua Palopo dilakukan secara bergotong royong.
Bangunan masjid ini memiliki luas 14×14 meter dan dibangun di tanah Ware yang merupakan pusat tanah Luwu.
Bahan bangunan yang digunakan untuk membangun masjid ini pun bisa dibilang unik di mana batu yang digunakan merupakan batu yang diperoleh dari pegunungan.
Batu yang digunakan pun memiliki ukuran yang berbeda-beda yang diartikan sebagai tanda pemersatu untuk menguatkan Islam.
Batu yang digunakan untuk membangun masjid ini diangkut menggunakan kuda dari pegunungan karena pada zaman tersebut kuda menjadi kendaraan yang sering digunakan.
Selain itu, untuk menyusun batuan demi batuan dalam membangun masjid ini dieratkan dengan putih telur.
Tidak main-main, Raja Luwu bahkan mendatangkan seorang Arsitektur dari Vietnam bernama Bung Matte untuk membangun Masjid Jami Tua Palopo.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi