
inNalar.com – Apakah kamu masih menyimpan uang koin logam bergambar kelapa sawit? Ternyata sekarang jika dijual harganya bisa mencapai Rp100 juta di pasaran.
Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan jenis koin yang satu ini, karena transaksi pembayaran sebelumnya dilakukan dengan uang jenis ini.
Perlu diketahui bahwa BI sudah resmi menarik edaran uang koin logam Rp1.000 tahun emisi 1993 di masyarakat. Koin tersebut bercirikan bergambar lambang burung garuda di satu sisi dan gambar pohon kelapa sawit di sisi lainnya.
Adapun penarikan uang tersebut didasari oleh Peraturan Bank Indonesia (BI) Nomor 14 Tahun 2023.
Bagi Anda yang masih menyimpan uang tersebut masih bisa menukarnya di Bank Indonesia. Adapun waktu penukarannya masih bisa dilakukan maksimal 10 tahun setelah resmi ditarik dari peredaran.
Jadi, Anda masih bisa melakukan penukaran hingga tahun 2031 mendatang. Sebagai informasi, Bank Indonesia hanya menawarkan layanan penukaran uang saja sehingga jumlah yang akan Anda dapatkan sesuai dengan nominal uang yang Anda tukarkan.
Koin jenis ini menjadi salah satu koin favorit bagi banyak orang. Bentuknya yang unik dan bahan yang digunakan menarik minat banyak orang.
Terlebih koin ini dibuat dengan perunggu di sisi dalam dan tembaka nikel di sisi luarnya. Kedua bahan tersebut kemudian dilekatkan dan terciptalah satu keping koin kelapa sawit.
Sebagai informasi, koin jenis ini tidak hanya ada di Indonesia saja, melainkan di luar negeri juga memiliki koin yang dilekatkan demikian.
Baca Juga: Kolektor Wajib Tahu! Begini Perawatan Uang Logam Jadul dengan Cara Mudah dan Alat Sederhana
Selain ditukarkan ke Bank Indonesia untuk mendapatkan nominal yang setimpal, banyak orang yang justru memilih untuk menjual uang ini di marketplace.
Uang jenis ini memang sangat menarik minat kolektor uang kuno dan barang-barang antik.
Lalu, berapa harga satu keping uang kelapa sawit ini laku dijual di pasaran mengingat tren saat ini? Melihat di market place, koin Rp1.000 TE 1993 ini ada yang dibanderol hingga Rp100 juta.
Sebenarnya harga yang ditawarkan ini beragam. Ada yang membanderol dari ratusan ribu, puluhan juta, hingga ratusan juta untuk satu keeping uang unik tersebut.
Uang kuno yang sudah ditarik dari peredaran memang bisa menjadi ladang investasi di masa akan datang. Terlebih jika uang tersebut unik dan semakin langka di pasaran.
Apakah kamu berminat untuk melakukan bisnis uang lawas ini? Diperkirakan semakin bergantinya tahun, maka akan semakin mahal pula harga uang lawas ini.
Lalu, bagaimana kata Bank Indonesia mengenai tren koleksi uang lawas ini? Persoalan mengenai jual-beli uang yang sudah ditarik dari peredaran ini sebenarnya diperbolehkan Bank Indonesia untuk dilakukan.
Sebab, hal demikian memang menjadi suatu hal yang menarik dan unik bagi para kolektor. Mengoleksi barang-barang antik dan uang yang sudah ditarik dari peredaran menjadi kesenangan tersendiri bagi para kolektor.
Jadi, apakah Anda berminat menjadi kolektor atau justru ingin menjual uang lawas yang Anda miliki?
Sedikit tips bagi Anda yang ingin berinvestasi dengan koin kuno. Pastikan untuk menjaga kondisi kelayakan koin tersebut, karena akan memengaruhi harga yang dipatok di masa mendatang.
Demikian informasi terkait harga uang koin kuni Rp1.000 bergambar burung garuda dan kelapa sawit yang menarik minat kolektor. *** (Meyra Pangestika)