Kisah Inspiratif! Rugi Bisnis, Pria Asal Blitar Ini Sukses Jadi Peternak Hasil Restu Ibu

inNalar.com – Surya, pemilik dari Garum Farm di Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar ini tengah menjalani bisnis peternakan yang sudah dimulai sejak tahun 2020.

Background pendidikannya sendiri adalah keuangan dan mengaku sempat bekerja di bank BUMN selama 10 tahun dan berhenti pada tahun 2019.

Berbagai faktor hingga sempat menghadapi kasus membuat Surya memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan yang mampu mengantarkannya pada karir hingga ditempatkan di Singapura dengan gaji hampir Rp100 juta per bulan.

Baca Juga: Siapa Bilang Purwakarta Nomor Satu di Jawa Barat? Daerah Ini Justru Rajanya Produksi Buah Manggis!

Surya mengaku menyadari kalau dirinya merasa tidak menikmati pekerjaan tersebut karena tidak menemukan kebahagiaan dan ketenangan hati.

Akhirnya dirinya memutuskan untuk resign dan memulai bisnis peternakan domba di Blitar.

Pria ini mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat mencoba bisnis snack dan madu namun tidak berjalan dengan lancar.

Baca Juga: Buleleng Berpotensi Menjadi Pusat Produsen Kopi Terbaik di Bali

Dirinya sendiri memilih bisnis peternakan domba mengikuti almarhum ayah yang sempat menjadi penggembala domba mengikuti sunnah nabi.

Surya juga mengaku bahwa tidak sedikit rintangan yang dihadapinya dalam menjalani bisnis peternakan Garum Farm ini.

Bisnis peternakannya bahkan sempat mengalami kematian hewan setiap harinya dan hampir memutuskan untuk tutup.

Baca Juga: Data BPS: Kulonprogo Penghasil Bayam Terbesar, Bantul Gemar Paling Banyak Makan Sayuran

Bahkan dirinya sempat mengalami penipuan oleh penjual hewan dan merasa dieksploitasi kepemulaannya sehingga mengalami kerugian.

Dengan berbagai kerugian, Surya memutuskan untuk mencari inspirasi dan mengunjungi kerabat yang sudah memiliki bisnis besar dan sukses.

Kunjungannya tersebut memberikannya peluang untuk melakukan usaha di Purwokerto dengan keuntungan sekitar Rp600 juta per bulan, dengan syarat peternakannya tutup total.

Pria ini mengaku hal tersebut merupakan pilihan yang berat sehingga membuatnya memutuskan untuk kembali mencari inspirasi dan bertemu dengan banyak orang.

Dalam pertemuan-pertemuan tersebut, dirinya mendapatkan petunjuk dari temannya untuk mempertahankan peternakan dan menentukan pilihan melalui restu ibu.

Dalam hal ini sang ibu memberi isyarat ketidaksetujuan untuk menutup peternakan dan Surya pun memutuskan untuk mempertahankannya.

Situasi tersebut membuatnya berpikir bahwa jika ibunya merestui, hal itu pula yang diridhoi oleh Allah.

Surya kemudian mendapat arahan untuk meminta petunjuk kepada Allah mengenai jalan yang benar dengan niat berbakti kepada orang tua.

Setelah itu dirinya mengaku didatangkan oleh Allah orang yang menjadi mentor dan mulai merubah penataan bisnis peternakannya dari berbagai aspek.

Dirinya mengaku perubahan tataan tersebut membuat pekerjaannya lebih ringan karena sudah menemukan pola yang benar.

Perubahan pola mulai dari sistem penugasan pegawai hingga pengelolaan pakannya pun berhasil membuat usahanya jauh lebih baik, dan dirinya tinggal fokus pada optimalisasi supaya bisnisnya lebih berkembang.

Surya mengaku bahwa dirinya merasa titik kemenangannya bukanlah dari segi materi, tetapi ketika hari senin tidak lagi dirasakan sebagai senin.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]