

inNalar.com – Nama Doni Salmanan atau familiar dengan King Salmanan, akhir-akhir ini sering menjadi objek pembicaraan. Terutama di kalangan millenial.
Bagaimana tidak, beberapa waktu lalu ia sering muncul di layar televisi atau media massa karena pencapaiannya yang fantastis sebagai afiliator trading.
Namun dunia yang digelutinya itu justru membawanya ke lubang hitam.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Seseorang Belajar Agama Lewat Media Sosial? Buya Yahya: Harus Penuhi Tiga Syarat Ini
Sosok crazy rich Bandung tersebut justru terseret kasus penipuan aplikasi trading ilegal dan beberapa kasus berlapis lainnya.
Sebelum terseret kasus, pria yang tinggal di Soreang, Bandung itu memiliki penghasilan mencapai Rp30 Miliar per bulan.
Itu artinya, dalam sehari Doni Salmanan bisa menghasilkan uang Rp1 Miliar, jumlah yang sangat fantastis untuk seorang yang baru berusia 24 tahun.
Baca Juga: Calon Mertua Indra Kenz alias Ibu Vanessa Khong Belum Diperiksa Polisi, Ini Alasannya
Dibalik gemerlapnya hidup trader kelahiran 1998 itu, ternyata ia pernah menjadi seorang tukang parkir dan kuli bangunan.
Doni Salmanan pernah membuat pengakuan dalam kanal YouTube miliknya, Salmanan Vlog bahwa ia adalah lulusan SD.
Riwayat pendidikannya yang hanya sampai SD tersebut membuat Doni kesulitan mendapat pekerjaan. Lantas untuk menyambung hidup ia menjadi tukang parkir dan kuli bangunan.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, Intip 5 Tradisi Unik di Berbagai Negara dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan
“Pernah jadi yang ngaduk semen, bawain bata”, ungkap Doni Salmanan dalam podcast kanal YouTube Langit Entertainment.
Kesuksesannya menjadi miliader didapatkan tatkala Doni mulai mencoba trading dengan modal Rp500 ribu. Dari situ, ia mendapatkan profit atau keuntingan sebanyak Rp28 juta.***