Kilas Balik Sejarah Kontroversial G30S PKI: Kisah Dramatis Gerwani hingga Penahanan Selama Belasan Tahun

inNalar.com – PKI atau Partai Komunis Indonesia adalah partai politik yang berbahaya dan sudah dibubarkan.

Pada tanggal 30 September 1965, PKI melancarkan aksi fenomenal dan kontroversial yang dikenal sebagai G30S PKI.

Aksi G30S PKI ini tercatat sebagai sejarah yang amat sensitif bagi bangsa Indonesia.

Baca Juga: Sempat Berhenti pada 2022, Kini Jawa Timur Kembali Mengembangkan Sistem Aplikasi Bantuan Sosial

Saking sensitifnya, film dokumenter sejarah PKI sempat dilarang tayang di seluruh Indonesia.

Tapi, tahukah Anda, bahwa ternyata ada sebuah organisasi wanita yang ikut bergabung dengan PKI dan bahkan dianggap sebagai keluarga?

Dilansir dari YouTube Pegawai Jalanan, kejadian ini bermula dari ketertarikan mereka pada visi dan misi yang dijunjung tinggi oleh PKI.

Baca Juga: Cara Makan Tempe agar Khasiatnya Maksimal, dr. Zaidul Akbar: Meningkat Berkali-kali Lipat

Mereka merasa memiliki kemiripan visi dan misi dengan PKI. Sehingga, keterlibatan mereka pun dimulai.

Organisasi ini bernama Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia). Gerwani tercatat sebagai gerakan perempuan terbesar di Indonesia.

Gerwani didirikan pada tahun 1950-an. Baru berusia tujuh tahun, jumlah anggotanya sudah mencapai 663.740.

Baca Juga: Ingin Sembuh dari Gerd, dr Zaidul Akbar Lakukan Hal Sederhana Ini Dijamin Langsung Sembuh!

Organisasi ini berhasil menarik banyak massa karena kampanye yang relevan dengan permasalahan wanita pada masa itu.

Mereka menganggap bahwa poligami, perkawinan paksa, perkawinan dibawah umur adalah suatu hal yang merugikan kaum wanita.

Mereka tidak menyetujui pendapat yang mengatakan bahwa sekolah hanya diperuntukkan laki-laki saja.

Kiprah dan politik yang dilakukan oleh organisasi Gerwani berkembang maju begitu pesat.

Gerwani memiliki jumlah massa yang bertambah banyak dan memiliki cabang yang tersebar seluruh Indonesia.

Ketertarikan Gerwani kepada PKI membuat mereka berani menentang Dewan Benteng, bahkan hendak menumpas PRRI.

Ulah Gerwani mulai terlihat jelas saat PKI melancarkan aksinya pada 30 September tahun 1965.

Salah satu anggotanya, yakni bendahara umum Gerwani Kabupaten Padang yang bernama Zulbainar sempat tertangkap polisi.

Polisi menginterogasi Zulbainar terkait keterlibatannya beserta kawan-kawannya dalam gerakan PKI.

Zulbainar dan kawan-kawannya di Padang tidak tau menau bahwa ternyata Gerwani ikut berkontribusi membantu PKI.

Para perempuan Gerwani tanpa terkecuali akhirnya diamankan dan ditahan selama dua belas tahun, yakni berakhir pada tahun 1977.

Namun, hingga saat ini, dalang yang sesungguhnya dibalik peristiwa tersebut masih menjadi misteri.***

Rekomendasi