Khutbah Jumat Singkat Menyentuh Hati Jawaban Persoalan Perempuan di Masyarakat: Tema Melindungi Wanita

inNalar.com – Khutbah Jumat singkat yang menyentuh hati paling bagus karena terkait hidayah tidak mudah didapatkan bila masih tersisa keraguan, termasuk jiwa seseorang apabila kurang berkenan misalnya dengan tema melindungi wanita ataupun lainnya, tentu secara otomatis jiwanya akan menolak nasehat, ceramah, dan pesan kebaikan bentuk apapun itu.

Tema melindungi wanita ini sangat penting diungkapkan di tengah umat Islam saat ini, sebab kaum muslimin selalu dituduh menindas kaum perempun seperti disebut-sebut memaksa mengenakan hijab atau menutup aurat, perlu khutbah Jumat singkat menjelaskan persolan ini, bahwa agama ini bukan menindas melainkan ada maksud menyayangi dengan pedoman hidupnya.

Khutbah Jumat singkat diharap berisi kandungan padat atau penuh hikmah, tidak hanya sekedar materi yang pendek namun minim dan kurang ada pesan kebaikannya, sangat disayangkan bahkan apabila membahas bukan hal menyentuh melainkan materinya banyak humor sehingga tertawa terus, tidak terpikirkan dengan membuat tema seperti melindungi wanita, fiqih terkait perempuan, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat dan Lengkap dengan Doa, Sesuai Kondisi Masyarakat: Tema Sabar dengan Gangguan Orang Lain

Tema melindungi wanita menyadarkan orang yang mendengarkan bahwa Islam menjaga kaum perempuan sehingga aman dari fitnah dan gangguan apapun, adapun terjadinya
banyak pelecehan di lembaga atau dari kalangan tokohnya dan tidak berarti agamanya salah. Melalui khutbah Jumat singkat dengan wantu pendek, bila dipersiapkan matang-matang materinya akan menjadi paling bagus.

Dikutip inNalar.com dari laman situs Khotbah Jumat pada 19 Mei 2022 masih ada anggapan di banyak kalangan bahwa Islam menindas kaum perempuan, padahal ada banyak sekali bukti agama ini benar-benar sesuai tema melindungi wanita, terkait hadits Rasulullah SAW yang memuliakan ibu hingga 3x derajatnya lebih tinggi, dibanding ayah hanya 1x saja. Dan masih ada banyak contoh serta penjelasan panjang sebagaimana khutbah Jumat singkat berikut.

Khutbah Pertama:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ؛ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ
فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ؛ إِلَهُ الأَوَّلِيْنَ وَالآخِرِيْنَ، وَقَيُّوْمُ
السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِيْنَ، وَخَالِقُ الخَلْقِ أَجْمَعِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، وَصَفِيُّهُ وَخَلِيْلُهُ، وَأَمِيْنُهُ عَلَى وَحْيِهِ،
وَمُبَلِّغُ النَّاسِ شَرْعِهِ، مَا تَرَكَ خَيْرًا إِلَّا دَلَّ أُمَّتَهُ عَلَيْهِ، وَلَا شَرًّا إِلَّا حَذَّرَهَا مِنْهُ؛ فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ:

أَيُّهَا المُؤْمِنُوْنَ عِبَادَ اللهِ: اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى؛ فَإِنَّ مَنِ اتَّقَى اللهَ وَقَاهُ، وَأَرْشَدَهُ إِلَى خَيْرٍ أُمُوْرٍ دِيْنِهِ وَدُنْيَاهُ، وَتَقْوَى اللهِ
جَلَّ وَعَلَا: عَمَلٌ بِطَاعَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ رَجَاءَ ثَوَابَ اللهِ، وَتَرْكٌ لِمَعْصِيَةَ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ خِيْفَةَ عَذَابِ
اللهِ .

Ibadallah,

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Terbaru, 20 Mei 2022 atau 19 Syawal 1443 H: Tema Hukuman untuk Koruptor itu Mengerikan

Sesungguhnya, di dalam Islam, kaum wanita memiliki hak-hak. Terkadang hak-hak ini dilalaikan oleh kebanyakan orang. Sehingga terjadilah kezhaliman kepada kaum wanita. Tidak memberkan apa yang wajib mereka terima. Wanita di dalam Islam, tidak seperti wanita di negeri-negeri non-Islam. Dalam Islam, wanita punya hak dan juga punya kewajiban.

Hak wanita di dalam Islam adalah mereka wajib dijaga dan dilindungi. Mereka berhak mendapatkan pendidikan dan bimbingan yang islami. Mereka berhak diperlakukan dengan
baik. Inilah hak wanita yang wajib ditunaikan oleh kaum laki-laki. Dan mereka juga berhak menuntut laki-laki dalam hal ini.

Allah ﷻ berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-
laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (QS:An-Nisaa | Ayat: 34).

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Singkat Solutif Sesuai Kondisi Sulitnya Lapangan Kerja: Tema Enterpreneur Muslim Sejati

Sebagian laki-laki meremehkan permasalahan ini. Mereka telah meremehkan apa yang Allah wajibkan kepada mereka. Kekhawatiran atau dengan alasan yang tidak dibenarkan yang
lain, membuat sebagian kaum laki-laki tidak memberikan harta mereka kepada wanita. Padahal dia mampu.

Kita lihat wanita pergi tidak dilayani suami. Mereka pergi dengan seorang supir. Kadang supirnyalah yang mengantarkan dia bersafar. Padahal Nabi ﷺ bersabda,

لَا يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ وَلَا تُسَافِرَنَّ امْرَأَةٌ إِلَّا وَمَعَهَا مَحْرَمٌ

“Janganlah seorang laki-laki menyendiri dengan seorang wanita dan janganlah seorang wanita melakukan safar kecuali bersama mahramnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Allah ﷻ berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” (QS:Al-Ahzab | Ayat: 33).

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Singkat Pekan Ini, Paling Bagus Sesuai Kondisi Terkini: Tema Kerugian bagi Pendendam

Nabi ﷺ juga menuntunkan,

اَلْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتْ مِنْ بَيْتِهَا اِسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا لاَتَكُوْنُ أَقْرَبَ إِلَى اللهِ مِنْهَا فِيْ قَعْرِ بَيْتِهَا

“Wanita itu aurat, jika ia keluar dari rumahnya maka setan mengikutinya. Dan tidaklah ia lebih dekat kepada Allâh (ketika shalat) melainkan di dalam rumahnya.” (HR. at-Tirmidzi).

Keluarnya wanita dengan mengenakan parfum semerbak. Berpakaian indah menarik perhatian. Berjalan melewati laki-laki. Sesak memadati tempat perbelanjaan. Adalah sesuatu yang tidak layak mereka lakukan.

Masyarakat kita, karena keawamannya akan garis batas yang telah ditentukan agama, dengan santai ia melewati tempat-tempat yang bukan mahramnya berkumpul di sana. Padahal Nabi ﷺ bersabda,

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Padat Sesuai Kondisi Terkini, Tema 9 Alasan Kenapa Kita Mencintai dan Membela Palestina

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ رَضِيَ اللهُ عنهُ، أَنَّ رَسولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ : إِيَّاكُمْ وَالدُّخُوْلَ عَلىَ النِّسَاءِ ، فَقَالَ
رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ : أَفَرَأَيْتَ الحَمْوَ ؟ قَالَ : الحَمْوُ المَوْتُ .

Dari Uqbah bin Amir bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Jauhilah masuk (campur baur) ke tempat para wanita.” Lalu seorang laki-laki berkata, “Bagaimana dengan kerabat suami?” Nabi ﷺ menjawab, “Kerabat suami adalah kematian.” (Muttafaq alaihi).

Maksudnya kita hendaknya tidak meremehkan masuk ke tempat yang banyak wanita di sana. Karena hal itu bisa jadi mengganggu mereka. Membuat mereka tidak nyaman. Dan juga bisa menimbulkan sesuatu di hati bagi laki-laki yang melihatnya. Demikian pula dengan kerabat suami. Hendaknya tetap menjaga adab-adab terhadap iparnya.

Ibadallah,

Jika Nabi saya dan juga Nabi Anda, Muhammad ﷺ, telah melarang sesuatu, maka wajib bagi kita menjauhinya. Karena petunjuk beliau adalah untuk kebaikan kita. Berkali-kali kita
saksikan, campur baur laki-laki dan perempuan menimbulkan kemudharatan. Namun tidak juga kita mengambil pelajaran. Hendaknya kita menaati pesan Nabi dalam hal ini sehingga
hal-hal yang buruk tidak lagi terjadi.

Ibadallah,

Wanita adalah amanah dari Allah yang wajib kita jaga. Karena dia dari Allah, maka wajib kita perlakukan sesuai dengan syariat Allah pula. Kita memohon pertolongan Allah agar bisa
menjaga amanah dari-Nya dan tidak melalaukannya. Dan kita juga memohon kepada Allah agar wanita-wanita muslimah diberi taufik untuk menaati perintah-perintah-Nya.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat dan Terbaru Pekan Ini, Tema Hati-Hati Istidraj, Jebakan Kenikmatan yang Membinasakan

أَقُوْلُ هَذَا القَوْلَ وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ فَاسْتَغْفِرُوْهُ يَغْفِرْ لَكُمْ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ.

Khutbah Kedua:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ عَظِيْمِ الإِحْسَانِ وَاسِعِ الْفَضْلِ وَالْجُوْدِ وَالاِمْتِنَانِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ
مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ؛ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ:

فَاتَّقُوْا اللهَ عِبَادَ اللهِ…

Ibadallah,

Di antara hak kaum wanita adalah para laki-laki mendorong, membimbing, dan menyemangati mereka agar melaksanakan syariat Allah. Baik dalam diri mereka pribadi. Mengajari mereka ilmu yang bermanfaat. Berhubungan sosial kepada mereka dengan akhlak yang baik. Menjaga mereka dari para perusak yang hanya menginginkan keburukan untuk mereka.

Ibadallah,

Islam sangat memuliakan wanita. Baik mereka sebagai anak-anak, istri, apalagi seorang ibu. Nabi ﷺ bersabda,

Baca Juga: Berikut Materi Khutbah Jumat yang Sering Dicari Kaum Muslim, dengan Tema Keutamaan Membaca Ayat Kursi

مَنْ يَلِي مِنْ هَذِهِ الْبَنَاتِ شَيْئًا فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنْ النَّارِ

“Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuan ini, lalu dia berbuat ihsan (kebaikan) kepada mereka, niscaya mereka akan menjadi tabir baginya dari api neraka.” (HR. Bukhari).

Kemudian beliau ﷺ juga memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada istri-istri kita. Bahkan beliau menyebut orang terbaik adalah orang yang paling baik kepada istrinya.

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik di antara kalian dalam bermuamalah dengan keluargaku.” (HR. at-Tirmidzi).

Demikian juga kepada ibu. Hal ini tidak diragukan lagi. Berbuat baik kepada ibu tiga kali lebih dikedepankan daripada berbuat baik kepada ayah.

Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Terbaru dan Menyentuh Hati untuk Pekan Ini: Tema Cegah Terorisme Tersebar di Indonesia

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ
أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

Dari Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi ﷺ menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi ﷺ menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi ﷺ menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari dan Muslim).

Inilah agama kita, agama Islam. Tidak ada yang memperlakukan wanita sebaik apa yang telah Allah dan Rasul-Nya tuntunkan. Wanita di Barat dihormati karena fisiknya. Mereka dimanfaatkan untuk tujuan ekonomi, lalu disebut itulah menghargai mereka. Kemudian setelah tua, mereka disia-siakan di panti jompo. Agama kita tidak demikian. Agama kita sangat memuliakan wanita. Walaupun terkadang wanita tidak memahaminya.

Baca Juga: Contoh Naskah Khutbah Jumat untuk Refleksi Hati: Tema Tentang Manusia Terbaik dan Terburuk

وَصَلُّوْا وَسَلِّمُوْا رَعَاكُمُ اللهُ عَلَى إِمَامِ المُتَّقِيْنَ وَسَيِّدِ وَلَدِ آدَمَ أَجْمَعِيْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدُ اللهِ كَمَا أَمَرَكُمُ اللهُ بِذَلِكَ فِي
كِتَابِهِ فَقَالَ: ﴿ إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً ﴾ [الأحزاب:٥٦]،
وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : (( مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا )) .

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَبَارِكْ عَلَى
مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الخُلَفَاءُ
الرَّاشِدِيْنَ اَلْأَئِمَّةِ المَهْدِيِيْنَ أَبِيْ بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِي، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ
تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِمَنِّكَ وَكَرَمِكَ وَإِحْسَانِكَ يَا أَكْرَمَ الأَكْرَمِيْنَ .

اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلَامَ وَالمُسْلِمِيْنَ، اَللَّهُمَّ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ
وَالمُشْرِكِيْنَ، اَللَّهُمَّ وَعَلَيْكَ بِأَعْدَاءِ الدِّيْنَ فَإِنَّهُمْ لَا يُعْجِزُوْنَكَ، اَللَّهُمَّ إِنَّا نَجْعَلُكَ فِي نُحُوْرِهِمْ وَنَعُوْذُ بِكَ اللَّهُمَّ مِنْ
شُرُرِهِمْ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْ عَلَيْهِمْ دَائِرَةَ السُوْءِ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ. اَللَّهُمَّ وَآمِنَّا فِي أَوْطَانِنَا، وَأَصْلِحْ أَئِمَّتَنَا وَوُلَاةُ
أُمُوْرِنَا، وَاجْعَلْ وِلَايَتَناَ فِي مَنْ خَافَكَ وَاتَّقَاكَ وَاتَّبَعَ رِضاكَ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ، اَللَّهُمَّ وَفِّقْ وَلِيَّ أَمْرِنَا لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَاهُ
وَأَعِنْهُ عَلَى البِرِّ وَالتَّقْوَى وَسَدِدْهُ فِي أَقْوَالِهِ وَأَعْمَالِهِ. اَللَّهُمَّ وَفِّقْ جَمِيْعَ وُلَاةَ أَمْرِ المُسْلِمِيْنَ لِلْعَمَلِ بِكِتَابِكَ وَاتِّبَاعِ سُنَّةِ
نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ .

اَللَّهُمَّ آتِ نُفُوْسَنَا تَقْوَاهَا، زَكِّهَا أَنْتَ خَيْرَ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالغِنَى. اَللَّهُمَّ
أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا اَلَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا اَلَّتِي فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا اَلَّتِي فِيْهَا مَعَادُنَا،
وَاجْعَلْ الحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِي كُلِّ خَيْرٍ وَالمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ. اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا، وَاهْدِنَا
سُبُلَ السَّلَامِ، وَأَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ، وَبَارِكْ لَنَا فِي أَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَأَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا وَأَمْوَالِنَا وَأَوْقَاتِنَا
وَاجْعَلْنَا مُبَارَكِيْنَ أَيْنَمَا كُنَّا.

Demikian khutbah Jumat singkat, semoga bermanfaat.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]