

inNalar.com – Ridwan Kamil baru saja kembali dari Swiss dan akan bekerja sebagai Gubernur Jawa Barat sebagaimana sebelumnya, masih ada tentu rasa sedih bagi keluarga yang kehilangan putranya Emmeril Khan Mumtadz.
Emmeril Khan Mumtadz atau Eril dinyatakan sebagai korban tenggelam di sungai Aare Bren Swiss, setelah sebelumnya status putra Ridwan Kamil itu yaitu orang hilang tidak kunjung ditemukan dalam pencarian, keluarga pun akhirnya menerima kenyataan pahit.
Keluarga Ridwan Kamil ikhlas Emmeril Khan Mumtadz sudah tidak ada untuk selamanya. Pada Sabtu, 4 Juni 2022 MUI Jabar juga menghimbau agar dilakukan sholat jenazah secara gaib, bisa dilakukan di masjid atau mushola terdekat.
Baca Juga: RAMALAN ZODIAK Senin 6 Juni 2022: Cancer akan Dapat Rezeki Nomplok, Tapi Jaga Akal dan Emosi Karena…
Anehnya seorang bernama Kevin Wijaya Oey mengatakan semua kejadian memilukan yang terjadi pada Ridwan Kamil adalah setingan, hal tersebut menurutnya disebabkan orang nomor satu di Jabar itu akan maju sebagai presiden di pemilu 2024.
“Saya berspekulasi kalau ini hanyalah sebuah rekayasa atau settingan, agar Pak Ridwan Kamil menang capres (sebentar lagi), dan menurut saya ini itu strategi dan teknik marketing mereka,” kata Kevin Wijaya Oey seperti dikutip inNalar.com dari unggahan akun Instagram @lambegosiip pada Senin, 6 Juni 2022.
Unggahan tersebut sampai artikel ini tayang sudah mendapat 6504 like dan ditanggapi 1737 komentar, diantaranya banyak yang mengecam ucapan Kevin Wijaya Oey karena disebut tidak memiliki perasaan atau empati.
“Ya Allah, tidak ada orang tua yang mau merekayasa kematian anaknya, ini orang goblok apa sih.” Tulis akun @ercinnadhifa.
“Mending dia saja yang tenggelam di sungai Aare.” Ujar akun @yunhita_shaya.
“Ya Allah, itu tangan ngetik tidak pakai berfikir ya, mana ada orang kena musibah direkayasa.” Kata akun @lauraanatasia.
“Tidak punya perasaan, kenapa bukan kamu saja yang hilang.” Tulis akun @myiiamiie8.
Selain dari pada kecaman tidak sedikit juga warganet yang berharap Kevin Wijaya Oey bisa ditangkap oleh pihak berwajib, hingga mengenakan baju tahanan khas berwarna orange.
“Yus bisa yuk pakai baju orange.” Tulis akun @cutshafa.
“Yuk bisa yuk disegerakan pakai baju orange.” Ujar akun @niaelfarisa.
“Kawal dia sampai dia dapat baju baru dari shopee, melihatnya benar-benar emosi, coba posisiku dibalikkan kedua, keluarganya meninggal dibilang settingan.” Kata akun @airin_ranie.
“Ayo kawal terus sampai pakai baju orange, agar dia sadar bagaimana disetting oleh Pak Pol.” Tulis akun @komaridasari.***