

inNalar.com – Ketua KPK Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi pada Rabu, 22 November 2023.
Tentu saja kasus ini membuat publik menyorot berapa besaran gaji seorang Ketua KPK hingga sosoknya terjerat kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Apabila menilik Peraturan Pemerintah RI Nomor 82 Tahun 2015, nampak jelas rincian gaji dan tunjangan yang diterima sosok Ketua KPK Firli Bahuri ini.
Sungguh ironi kasus ini bergulir dan menyeretnya, mengingat total gaji yang didapatkannya pun rupanya punya nominal yang sangat fantastis.
Menurut ketentuan Peraturan Pemerintah yang menggantikan PP Nomor 29 Tahun 2006 ini, jabatan ketua KPK mendapatkan sejumlah fasilitas berupa gaji dan beberapa jenis tunjangan.
Adapun besaran penghasilan pokok bulanan disebutkan bahwa dirinya mendapatkan nominal sebesar Rp5.040.000.
Tidak hanya gaji pokok yang didapatkan Ketua KPK, ada pula enam jenis tunjangan yang diterima Firli Bahuri.
Meski gapoknya nampak sangat kecil, tetapi tunjangan jabatan yang diberikan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ini sebesar Rp24.818.000.
Sementara tunjangan kehormatan telah diatur pula nominalnya, yakni sebesar Rp2.396.000.
Fasilitas sultan tidak hanya berhenti di situ saja, tunjangan perumahan yang didapatkan Ketua KPK ini bisa sampai Rp37.750.000.
Selain itu, ada pula tunjangan transportasi yang besarannya bikin makin geleng-geleng kepala, yakni mencapai Rp29.546.000.
Kedua tunjangan tersebut diketahui diberikan dalam bentuk tunai dengan nominal tersebut.
Ditambah lagi dengan adanya tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa sebesar Rp16.325.000.
Adapun yang terakhir tunjangan hari tua yang diberikan kepada setiap Ketua KPK yang menjabat, yakni sebesar Rp8.063.500.
Bahkan ketika ada perjalanan dinas pun pejabat Ketua KPK ini akan difasilitasi pula biayanya oleh negara.
Apabila seluruh nominal gaji pokok dan tunjangan diakumulasikan seluruhnya, maka dapat diketahui gambaran pendapatan Firli Bahuri selaku Ketua KPK mencapai Rp123.938.500.
Nominal gaji bulanan yang sangat fantastis ini menjadi ironi saat Firli Bahuri ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi.
Penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi telah menggoyahkan citra KPK di hadapan publik.
Sebagaimana diketahui pula sebelumnya proses pemeriksaan terhadap Ketua KPK Firli Bahur dan penggeledahan beberapa rumah miliknya di daerah Jakarta dan Bekasi.
Usai penggeledahan rumah tersebut, Polda Metro Jaya mengklaim kantongi sejumlah barang bukti hingga akhirnya status tersangka dinaikkan atas kasus dugaan kasus korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian.***