

inNalar.com – Mengawali pagi hari dengan minum kopi menjadi salah satu kebiasaan yang dilakukan banyak orang guna mendapatkan energi.
Tak sedikit dari mereka yang mengandalkan segelas kopi di pagi hari untuk mengejar efek dari kafein itu sendiri.
Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), 80% orang Amerika mengonsumsi kopi setiap hari.
Baca Juga: Prediksi Portugal vs Swiss Piala Dunia 2022: Head to Head, Susunan Pemain dan Link Live Streaming
Perlu diketahui, kafein tidak hanya membuat kita prima, zat itu merupakan stimulan di sistem saraf pusat yang bisa menimbulkan efek samping bagi tubuh.
Jadi, bagaimana cara kerja kafein sehingga bisa memberi kita energi di pagi hari?
Dilansir inNalar.com dari kanal YouTube Chrisan Bimo, kafein merupakan zat stimulan alami yang bisa ditemukan di berbagai tumbuh-tumbuhan atau bji-bijian seperti kopi, teh, kakao (coklat), dan masih banyak lagi.
Sebagai stimulan, kafein bekerja di sistem saraf pusat yang merangsang sistem saraf pusat agar tetap fokus dan mencegah kelelahan.
Kafein diperkirakan ditemukan pada tahun 2737 SM, yaitu pada saat pertama kali teh dikonsumsi.
Sedangkan kopi ditemukan bertahun-tahun setelahnya oleh penggembala dari Ethiopia yang menyadari kambingnya lebih berenergi setelah mengonsumsi kopi.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Persik Kediri vs Persib Bandung Liga 1 2022: Misi Penting Rebut 3 Poin
Sama seperti zat makanan yang lainnya, saat kita konsumsi ia akan diserap melalui usus. Lalu, dari usus akan diserap melalui pembuluh darah menuju ke tempat pusat metabolisme yaitu hati (liver).
Pada hati (liver), zat-zat dari kopi akan dipecah menjadi unit-unit fungsionalnya. Salah satunya adalah zat aktif berupa kafein. Zat kafein itulah yang beredar di dalam tubuh.
Baca Juga: Bikin Ngilu, Verrell Bramasta Unggah Video saat Bahunya Copot, Venna Melinda: Sudah Mama Bilang
Ketika kafein mencapai sistem saraf pusat, dia akan memblok atau menghambat kerja dari adenosin.
Adenosin merupakan suatu molekul di tubuh kita yang akan meningkat seiring dengan aktivitas. Adanya peningkatan adenosin menyebabkan tubuh menjadi kelelahan saat bekerja.
Baca Juga: Hari Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono Semakin Dekat, Presiden Jokowi Turun Tangan
Nah! Kafein ini bersifat menghambat. Dia menempel di tempat yang sama dengan adenosine.
Sistem saraf pusat yang sudah ditempeli kafein akan menghambat kinerja adenosin sehingga kita tidak mudah lelah. Jadi, kita tetap bisa fokus dalam jangka waktu yang lama.
Selain itu, efek dari kafein yang menempel pada sistem saraf pusat akan meningkatkan neurotransmiter berupa norepinephrine dan juga dopamin.
Neurotransmiter adalah suatu molekul yang diproduksi oleh sel saraf yang berfungsi untuk menyampaikan sinyal. Berapa lama kira-kira dari kita mengonsumsi kopi sampai efek itu muncul?
Kopi mulai terserap dan masuk ke dalam darah sekitar 20 m, sedangkan efek maksimal dari kafein biasanya tercapai dalam waktu satu jam setelah kita minum kopi.***