

inNalar.com – dr Zaidul Akbar adalah praktisi pengobatan sunah, konsultan, dokter dan pendakwah Islam.
dr Zaidul Akbar, dalam video YouTubenya, menyampaikan penjelasan mengenai dampak pengasuhan orang tua.
Tak hanya tips kesehatan jasmani saja, dr Zaidul Akbar memang sesekali membagikan tips kesehatan yang berkaitan dengan mental.
Baca Juga: Tubuh Autolisis Saat Puasa, Ini Cara Kurangi Sakit Pada Pencernaan Menurut dr Zaidul Akbar
Menurut para ahli, kesehatan mental adalah suatu keadaan emosional atau psikologis yang baik dan terkendali.
Kesehatan mental dapat terganggu karena beberapa faktor, baik berupa faktor dalam/internal maupun luar/eksternal.
Faktor internal yang dapat mengganggu kesehatan mental seseorang bisa berupa cacat tubuh, atau sakit kronis.
Baca Juga: Sulit Menahan Amarah dan Emosi ? Simak Kisah Sayyidina Musa Al Kadzim dalam Memaafkan Orang Lain
Sedangkan, faktor eksternal adalah penyebab yang ditimbulkan oleh pengaruh lingkungan, budaya, atau perilaku manusia lain.
Faktor eksternal ini bisa digambarkan dalam suatu pertanyaan: di mana dan dengan siapa kita tinggal?
Oleh sebab itu, perilaku manusia yang mengganggu mental dapat ditimbulkan oleh siapapun, orang terdekst sekalipun.
Manusia yang mentalnya terganggu, tidak dapat mengontrol dan mengendalikan emosinya.
Manusia cenderung merasa cemas, mudah tersinggung, frustasi, amarah meluap-luap, dan lainnya.
Melansir dari salah satu video YouTube yang diunggah oleh akun dr Zaidul Akbar Official.
Dalam suatu kesempatan sesi tanya jawab, salah seorang peserta yang menghadiri kajian dr Zaidul Akbar mengajukan pertanyaan.
Salah seorang peserta tersebut mengungkapkan, dirinya memiliki ingatan yang tidak baik tentang kedua orang tuanya.
Ia menyebut sudah memaafkan, namun rasa sakit di hatinya muncul lagi setiap ia duduk berhadapan dengan orang tuanya.
dr Zaidul Akbar menerangkan, luka pengasuhan ada banyak macamnya. Bisa karena kawin cerai, atau pertengkaran.
dr Zaidul Akbar memberikan tips cara menyembuhkan luka hati yang disebabkan oleh pengasuhan orang tua.
“Itu karena belum ikhlas. Kalau ikhlas, pasti selesai semuanya,” kata dr Zaidul Akbar.
dr Zaidul Akbar mengatakan, seberat apapun usaha kita memaafkan, semua tak berguna jika bukan karena ikhlas. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi