Keruk Emas Sejak 2012, Perusahaan Tambang di Sumatera Utara Ini Pernah Hasilkan 8,8 Juta Ons Emas, Bakal Terus Produksi sampai 2027?

 

 

inNalar.com – PT Agincourt Resources atau PTAR merupakan salah satu perusahaan yang menjalankan bisnis pertambangan emas di Indonesia.

Saat ini sendiri PT Agincourt Resources sedang mengoperasikan tambang emas Martabe yang ada di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Adapun luas area operasi penambangan tersebut mencapai 479 hektare.

Baca Juga: Buang Rp300 Miliar! Sultan Tambang di NTB Ini Rela Beri Dananya untuk Bangun Bandara Internasional, Luasnya Cuma…

Sedangkan untuk konstruksi tambangnya telah dimulai sejak tahun 2008 lalu. Kemudian diproduksi mulai 2012.

Kehadirannya juga menjadi salah satu area penambangan emas terbesar di dunia.

Proses pengerjaannya pun sudah sesuai dengan adanya kontrak karya (KK) bersama pemerintah Indonesia.

Baca Juga: Biaya Pembangunannya 1 Juta Gulden, Masjid Raya di Medan Ini Bahan Bangunannya Didatangkan dari Prancis?

Sementara itu, melansir dari laman DPR RI, KK PTAR akan berakhir di 2027 nanti.

Saat ini, kelanjutan operasi kontrak tersebut sudah bisa dilakukan oleh pihak PTAR.

Tetapi, tentu diperlukan beberapa pelaksanaan kewajiban yang sebelumnya telah tercantum dalam Kontrak Karya atau KK.

Baca Juga: Resmi Dioperasikan 50 Tahun yang Lalu, Bandara di Batam Ini Habiskan Total Investasi KPBU Hingga Rp6,9 Triliun Hanya Buat…

Adapun perpanjangan kontrak karya tersebut masih akan diagendakan pembahasannya lebih lanjut berasama Dirjen Minerba.

Sementara itu, dalam mendukung operasi penambangan yang saat ini masih terus dilakukan PTAK juga sudah memiliki beberapa fasilitas pendukung di areanya.

Fasilitas tersebut kebanyakan berada di dekat jalan raya pada ruas trans Sumatera.

Baca Juga: Total Dividen 500 Juta USD, Pemegang Saham Adaro Energy Bersiap Ketiban Cuan Usai ADRO Rilis Jadwal Pembagian Dividen, Ini Tanggalnya

Seperti gedung administrasi, area camp, klinik kesehatan, hingga tempat tinggal para pekerja.

Pada akhir 2017 lalu, tambang emas Martabe berhasil memproduksi 8,8 juta ons emas.

Tidak hanya itu, area pertambangan ini juga memproduksi 72 juta ons perak.

Baca Juga: 3 Pebulutangkis yang Bisa Jadi Partner Baru Yeremia Rambitan seusai Dicerai Pramudya Kusumawardana, Siapa Saja?

Sampai saat ini pun masih memiliki cadangan bijih emas yang digali oleh perusahaan.

Melansir dari laman resmi Agincourt, Penambangan emas pun telah dilakukan secara terbuka. Baik itu pada kawasan perbukitan atau punggung bukit.

Pelaksanaannya dilakukan dengan mengolah batuan dengan kandungan emas yang dikelola.

Baca Juga: Teken Kontrak Jumbo Rp587 Miliar, Pembangunan Stadion PON 2024 di Sumatera Utara Ini Ditargetkan Rampung Kurang dari Setahun, Kapasitasnya…

Yakni lewat proses penggerusan dan menimbungan bijih emas sehingga berhasil mendapatkan kandungan emas murni.

PTAR sendiri tercatat sebagai perusahaan yang telah memiliki izin usaha dalam mengekslor sumber daya alam tersebut.

PT Agincourt Resources juga menjadi perusahaan tambang dengan kebijakan mendukung usaha lokal.

Baca Juga: Makin Melejit, Emiten BREN Milik Prajogo Pangestu Ini Catat Pendapatan Rp6,9 Triliun, Terbesar Berasal dari…

Terbukti dengan pembelian barang maupun jasa pada pemasok dan kontrakter berasal dari dalam negeri.

Pemerintah daerah sendiri masih mendapatkan porsi pendapatan sebanyak 5 persen saham lewat BUMN Pemda setempat yakni PT ANA.***

Rekomendasi