Keruk Biaya Rp13,65 Miliar, Jembatan Gantung Sepanjang 120 Meter di Kalimantan Barat Ini Membentang di Atas Sungai Kapuas

inNalar.com – Sungai kapuas merupakan salah satu sungai terpanjang di Indonesia dengan total mencapai 1.143 km.

Sungai tersebut mengalir dari Kabupaten Kapuas Hulu sampai dengan Kota Pontianak dan menghubungkan beberapa kabupaten lainnya di Kalimantan Barat.

Seperti Kabupaten Landak, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Mempawah, dan Kabupayen Kubu Raya.

Baca Juga: Kapasitas 50 Mega Watt, PLN Gandeng Jepang Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Jawa Barat, Daerah Lain Menyusul?

Masyarakat setempat sendiri sudah lama bergantung dengan sungai untuk memulai aktivitas mereka.

Baik itu di bidang mobilitas menuju daerah lain, pariwisata, perdagangan, dan lainnya sehingga peran sungai ini sangatlah penting.

Sekarang ini, Kabupaten Kapuas Hulu sudah dibangun jembatan khusus yang telah tuntas yakni Jembatan Gantung Kareho.

Baca Juga: Habiskan Cuan Rp168 Miliar, Nama Jembatan Terpanjang di Lampung Ini Terinspirasi dari Tokoh yang Dimakamkan di Dekatnya

Jembatan yang membentang di atas Sungai Kapuas ini berlokasi di Desa Kareho, Kab. Kapuas Hulu, Kalimantan Timur.

Terlebih, jembatan jenis ini juga termasuk sebagai infrastruktur berbasis masyarakat yang dapat langsung dirasakan manfaatnya.

Pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk membantu masyarakat dalam menyeberangi Sungai Kapuas agar lebih mudah mencapai jalan nasional.

Baca Juga: Perusahaan Turbin Asal China, Envision Group Bakal Guyurkan Investasi Rp12,5 Triliun untuk Bangun PLTB di Daerah Pegunungan Biltar

Tentu, kehadiran pembangunan jembatan ini perlu dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik bagi masyarakat.

Terlebih, sebelum adanya jembatan ini masyarakat sebelumnya harus memakai alat transportasi sungai sehingga waktu tempunya bisa berjam-jam.

Dengan hadirnya Jembatan Gantung Kareho, maka masyarakat hanya perlu mengendarai sepeda motor untuk melintasi sungainya.

Baca Juga: Cawapres Gibran ke Cak Imin yang Tidak Setuju IKN Tapi Mau Bangun 40 Kota Mirip Jakarta: Agak Aneh Ya…

Tidak hanya itu, dari segi biayanya pun jauh lebih murah. Pasalnya, sebelumnya masyarakat perlu melewati Sungai Kapuas dengan bahan bakar perahu yang mahal.

Jembatan ini juga memiliki peran penting dalam mengangkut orang sakit maupun ibu hamil.

Sungai Kapuas yang melintasi wilayah Kabupaten Kapuas Hulu menyebabkan masyarakat kesulitan dalam mengakses beberapa wilayah lain termasuk ibu kota kabupatennya yakni Putussibau.

Baca Juga: Sedot APBD Rp2 Miliar, Pembangunan Jembatan Giriloyo di Bantul Ini Cuma Butuh Waktu 160 Hari, Bisa Tunjang Ekonomi Kreatif Khas Daerah

Jarak tempuh yang jauh serta waktu tempuh dianggap menjadi kendala tersendiri dalam melakukan aktivitas.

Masyarakat yang sebelumnya memakai jalur sungai ke Kota Putussibau maka kini bisa langsung memakai jembatan ini untuk terhubung ke kota tersebut.

Jembatan Gantung Kareho sendiri dibangun dengan panjang 120 meter dan lebar 1,8 meter. Adapun biaya yang dihabiskan mencapai Rp13,65 miliar.

Baca Juga: Sukses Temukan Potensi Gas Jumbo di WK South Andaman Sumatera Utara, Emiten Global Asal UEA Ini Rupanya Miliki Saham Lapangan Gas Israel

Jembatan Gantung Kareho telah berhasil menjadi solusi akses masyarakat yang saat ini masih terus beroperasi.***

Rekomendasi