Keren! Warga Bantul Jogja Ubah Kampung Biasa Jadi Kampung Anggur, Tiap Hari Bisa Panen!

 

inNalar.com – Kampung Anggur Bantul Yogyakarta menarik perhatian karena dari awal mula melihat tanaman anggur tetangga akhirnya berkembang.

Letak kampung anggur ini relatif dekat dari Kota Yogyakarta. Tepatnya di Desa Sumbermulyo Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul DI Yogyakarta.

Sebagian besar penduduk di kampung anggur Bantul ini menanam anggur di pekarangan rumahnya.

Baca Juga: Berikut Daftar Wilayah Enklave di Jawa Timur, Apakah Kotamu Termasuk?

Di bulan Juli hingga Oktober pengunjung kampung Anggur Plumbungan Bantul akan tergiur melihat buah anggur yang berglantungan di pekarangan.

Bermula dari salah satu warga Bantul bernama Rio Aditya yang menanam anggur jenis lokal Isabela pada 2010, namun hasilnya kurang memuaskan.

Tahun 2014 Rio beralih pada jenis anggur hibrida bernama Ninel yang berasa dari Ukraina. 

Baca Juga: Dijuluki Miniatur Raja Ampat, Waduk di Banyuwangi, Jawa Timur Ini Habiskan Biaya Pembangunan Senilai Rp422 M!

Dengan memanfaatkan pekarangan seluas 150 meter persegi untuk membudiyakan anggur karena memiliki potensi yang menjanjikan.

Setelah Rio berhasil dalam budidaya, masyarakat tertarik untuk ikut bertani anggur. 

Masyarakat mengikuti pelatihan budi daya yang diselenggarakan di bantu dengan biaya desa.

Baca Juga: Yuk! Kenali Suku Samin Asal Blora Jawa Tengah dan Ajarannya yang Pernah Meresahkan Penjajah

Hingga saat ini tanaman anggur menjadi salah satu tanaman yang wajib ada di pekarangan rumah warga Desa Sumbermulyo Bantul.

Sekitar 300 pohon anggur yang ditanam oleh 80 persen warga di kawasan Sumbermulyo Bantul Yogyakarta membuat kesan menjadi kebun anggur.

Dalam setahun pohon anggur bisa panen 12 kilogram untuk setiap pohon. Ditambah lagi harga anggur masih cukup tinggi yang menghasilkan pemasukan yang lumayan besar.

Harga anggur ninel dibandrol sekitar Rp 100 ribu per kilo gram.

Asyiknya wisatawan dapat merasakan sendiri sensai panen anggur, menimbang, dan membeli anggurnya.

Di kampung ini selain budidaya anggur masyarakatnya juga menanam pisang dan Anggrek.

Kampung anggur ini telah menjadi contoh pengembangan desa yg bagus karena selain mengembangkan minat budi daya juga menjadi tempat wisata.***(Melin Cahya Islacaila)

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]